Iklan Layanan Masyarakat

Jaga Kebutuhan Pangan, Pemkab Temanggung Lakukan Rakor
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi Wisata Alam Wisata Kuliner INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL


admin 09 Okt 2018 13
Blog single photo

Temanggung, Media Center - Dalam upaya menjaga serta mencukupi kebutuhan pangan di wilayah Kabupaten Temanggung, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpangan) Kabupaten Temanggung melakukan rapat koordinasi (rakor) Dewan Ketahanan Pangan tahun 2018. 
Kegiatan rakor tersebut memang rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung dalam setiap tahunnya. Suyono selaku Pejabat Sementara (Pjs) Sekda Kabupaten Temanggung menyampaikan kebutuhan akan pangan harus disiapkan, dikendalikan, dan juga diawasi. "Masalah pangan ini harus mencukupi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu masalah beras maupun bahan pangan lainnya", terang Suyono di Temanggung, Selasa (9/10). 
Ia pun menyebutkan sangat optimis pengendalian pangan di Temanggung ini berhasil, karena melihat kondisi Temanggung yang merupakan daerah agraris. "Karena daerah Temanggung merupakan daerah agraris sehingga jika dikelola dengan baik maka kebutuhan pangan di Temanggung akan tercukupi", tambah Suyono. 
Ia pun menyebutkan pemkab sangat mengapresiasi serta mendorong kegiatan rakor tersebut, karena diharapkan kebutuhan pangan di Temanggung dapat terkendali sehingga kebutuhan masyarakat dapat tercukupi. 
Sementara itu, Kepala Dintanpangan Kabupaten Temanggung, Masrik Amin mengatakan rakor ini sebagai langkah pemerintah untuk memahamkan masyarakat, bahwa kecukupan pangan tidak hanya konsumsi beras tetapi seluruh pangan. Ia menyebutkan rakor tersebut juga dilakukan secara terpadu dengan berbagai kegiatan seperti gerakan minum susu, pemberian pangan beragam, bergizi dan seimbang untuk para lansia. "Karena konsumsi itu termasuk karbohidrat, protein, mineral, serta vitamin, sehingga kita dapat memahamkan masyarakat bahwa kecukupan pangan hanya konsumsi beras saja tapi seluruh pangan termasuk dari usia dini, balita, paud, anak sekolah dan juga lansia". Ujar Masrik. 
Ia menyebutkan kegiatan seperti ini dapat dilakukan dalam setiap tahunnya, karena upaya untuk mencukupi kebutuhan pangan tersebut menyeluruh, tidak sebatas karbohidrat. Ia pun juga menyampaikan kalau untuk kebutuhan karbohidrat seperti beras sudah tidak menjadi masalah lagi di Kabupaten Temanggung. Ini disebabkan karena dalam setiap tahunnya kondisi hasil panen beras di Temanggung mengalami surplus.
Selanjutnya,rakor tersebut juga didukung dengan adanya beberapa kegiatan seperti gerakan minum susu, pasar murah, gelar pangan lokal dan juga minum kopi bersama. (MC TMG/ Penulis : Ria / Foto : Coeplis / Editor : EJP)

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top