Iklan Layanan Masyarakat

Tarik Minat Calon Murid, SDN Jambon Manfaatkan Medsos Untuk Promosi

Selasa, 16 Jun 2020 17:57:48 348

Keterangan Gambar :


Temanggung, Media Center – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2020 tingkat Sekolah Dasar (SD) sudah menggunakan sistem online, meskipun belum diterapkan diseluruh SD di Kabupaten Temanggung. Hal ini sangat berbeda dengan kegiatan PPDB ditahun-tahun sebelumnya, yaitu calon murid dan wali murid harus datang langsunh ke sekolah yang dituju dengan membawa berkas persyaratan pendaftaran PPDB. Salah satu sekolah yang sedang dalam tahap PPDB  adalah SD Negeri Jambon, Kecamatan Gemawang, Senin (15/06/2020).
Di lokasi dekat SD N Jambon juga terdapat beberapa SD swasta. Kondisi ini membuat Kepala SD N Jambon memutar otak untuk menarik calon murid agar mau bersekolah di sekolah yang dikepalainya. Banyak trik dan stategi yang diformulasikan oleh Agus Sutaji selaku Kepala SD N Jambon beserta guru dan karyawan lain untuk menarik minat calon peserta didik agar mendaftar di sekolah tersebut, salah satu strateginya dengan membuka pendaftaran PPDB lebih dahulu secara manual sebelum sekolah lain melakukannya. Hal tersebut dilakukan agar SD N Jambon tidak kekurangan murid. Setelah semua berkas pendaftaran terkumpul dan jadwal PPDB sudah dimulai, maka berkas peserta didik baru sudah siap dimasukkan ke (Data Pokok Pendidikan) Dapodik Sekolah.
Adapun trik yang sudah dilakukan pihak sekolah diantaranya meningkatkan mutu pendidikan yang ada di SDN Jambon agar prestasi-prestasi yang sudah diperoleh dikenal masyarakat sekitar, baik akademik maupun non akademik. Selain itu SDN Jambon juga memberikan fasilitas-fasilitas yang menarik, seperti dibebaskannya biaya pendaftaran, seragam gratis, hingga mengiklankan profil sekolah menggunakan media sosial.
“Jadi kita semua harus pandai-pandai menyikapi ataupun mengambil celah, supaya kita juga mendapat murid. Kalau tidak seperti itu, iso ora oleh murid tenan mas (bisa tidak dapat murid baru) ”, tegasnya.
SDN Jambon mempunyai 9 orang ASN yang terdiri dari guru dan kepala sekolah, 1 orang Guru Tidak Tetap (GTT) dan 1 orang Pekerja Tidak Tetap (PTT) serta penjaga sekolah. Penunjukan operator sekolah dalam penginputan data calon murid dilakukan karena masih banyak wali murid SD N Jambon yang kurang paham dengan teknologi digital. Oleh sebab itu tugas operator sekolah adalah untuk membantu wali murid agar tidak kesulitan dalam melakukan pendaftaran online.
“Ada operator sekolah yang ditunjuk untuk membantu wali murid mendaftarkan anaknya ke sekolah”, imbuh Agus Sutaji.
Dari dua puluh sekolah tingkat dasar yang berada di Kecamatan Gemawang, baru sembilan sekolah yang ditunjuk langsung untuk melakukan pendaftaran PPDB secara online. Sembilan sekolah tersebut adalah SDN 1 Banaran, SDN 1 dan 2 Kemiriombo, SDN 1 dan 2 Muncar, SDN 1 dan 2 Sucen, SDN 1 dan 2 Gemawang dan SDN Krempong.
“Tapi untuk tahun besok, semua sekolah, SD pun sudah online semua. Tapi untuk SDN Jambon secara resmi belum”, ungkap Agus Sutaji. (MC.TMG/Cahya;Ekape)

Pencarian:

Komentar:

Top