Iklan Layanan Masyarakat

Sosialisasi Kebijakan Satu Peta Menuju Satu Data Indonesia
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 09 Des 2019 80
Blog single photo

Temanggung, MediaCenter – Bidang Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Temanggung mengadakan sosialisasi kebijakan satu peta dan jaringan informasi geospasial nasional bertempat di Loka Bhakti Praja Kompleks Sekretariat Daerah kabupaten Temanggung, Rabu (4/12).

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala perangkat daerah dan instansi vertikal, serta narasumber dari Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Sadwoko selaku Kepala Dinkominfo Kabupaten Temanggung, kegiatan ini bertujuan agar seluruh perangkat daerah dapat berkolaborasi dalam mendukung satu data Indonesia dan satu peta di Kabupaten Temanggung.

Satu Data Indonesia (SDI) adalah kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggung jawabkan, mudah diakses dan dibagikan melalui pemenuhan standar data, metadata dan interoperabilitas data. Data yang diatur dalam kebijakan SDI adalah data stastistik dan data geospasial yang merupakan data penting untuk mendukung perencanaan pembangunan. Oleh karena itu BIG memegang peranan penting dalam kebijakan satu peta agar data dan informasi geospasial dapat diintegrasikan dengan data statistik dan data lainnya.

Dalam hal ini menurut Sadwoko, Dinkominfo Kabupaten Temanggung mempunyai peran sebagai wali data, sedangkan perangkat daerah sebagai produsen data, tugas wali data adalah memeriksa kesesuaian dan menyebarluaskan data, sedangkan tugas produsen data adalah menghasilkan data dan menyampaikan pada wali data.

“Harapan kami seluruh perangkat daerah dapat mengkolaborasi dalam mendukung satu data Indonesia dan satu peta Kabupaten Temanggung, perubahan yang harus kita lalui dan laksanakan karena paradigma pembangunan dan tuntutan masyarakat sudah berubah seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, kita sebagai pemerintah harus bisa dan cepat menyesuaikan diri sehingga kinerja semakin berkualitas”, tegas Sadwoko. (MC TMG/Penulis, Foto: Aji, Editor:Ekape )

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top