Iklan Layanan Masyarakat

Ciptakan Pemilu Riang Gembira Dengan Nyoblos Serasa di Pantai
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 18 Apr 2019 169
Blog single photo

Temanggung, MediaCenter – Rabu (17/4/2019), kelapa muda dan daun pohon kelapa layaknya pantai sungguhan menyambut para warga untuk melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4 Desa Kutoanyar, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung.

Kelapa muda yang ditata di setiap meja petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), selain sebagai hiasan juga sebagai pelepas dahaga petugas penjaga. TPS memanfaatkan ruangan milik seorang warga yang digunakan sebagai gudang  pada setiap musim tembakau.

Hiasan lainnya selain kelapa muda dan daun kelapa, dipasang juga kain kain khas pantai, segala ornamen pantai juga dihias gambar matahari terbenam dengan warna orange yang kental suasana sunsetnya. Sedangkan para petugasnya menggunakan pakaian batik kembang kembang warna warni khas pantai lengkap dengan topi maupun selendang, kacamata serta berkalung kamera, membuat seperti layaknya liburan di pantai.

'PESTA DEMOKRASI Ciptakan Suasana Damai Seperti di Pantai',  tulisan besar dipasang di atas pintu TPS untuk menyambut warga yang akan menggunakan hak suaranya sebagai pesan agar santai dan menikmati Pemilu secara riang gembira.

Musik reggae yang terdengar sayup-sayup dari sound yang disediakan panitia juga menambah suasana pantai, sesekali mereka meneriakan “woyoooo” disela sela musik yang mengalun dan setiap mau memanggil pemilih yang telah antri di ruang tunggu.

M. Maksudi, selaku Ketua KPPS mengatakan pihaknya sengaja membuat konsep pantai di TPS tersebut dengan tujuan menciptakan suasana pantai yang dianggapnya cenderung santai.

“Kami ingin menciptakan suasana yang santai penuh kegembiraan dalam menggunakan hak pilihnya, sehingga warga yang sedang melakukan pencoblosan tidak merasa terbebani oleh waktu, karena mengingat kertas suara yang lebar dan banyak nama-nama tertera di dalamnya,” ungkapnya.

“Selain menghilangkan kebingungan dalam memilih, juga memberikan relaksasi untuk tidak terburu buru melipat kertas suara” imbuhnya lagi.

Diharapkan konsep yang santai seperti ini bisa memberikan suasana damai dan gembira dikalangan warga, yang diyakini pasti berbeda-beda dalam menentukan pilihan. (MC TMG/Penulis, Foto: coeplistyo, Editor:Ekape).

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top