Iklan Layanan Masyarakat

39 Peserta Ikuti Ajang Krenova dan Penova Tahun 2021

Jumat, 16 Apr 2021 12:54:21 141

Keterangan Gambar : Salah satu peserta Lomba Krenova memaparkan kreativitasnya didepan dewan juri, Kamis (15/4/2021).


Temanggung, MediaCenter - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Temanggung mengadakan Penilaian Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) dan Penjaringan Inovasi Masyarakat (Penova) Tahun 2021. Tahun ini sebanyak 35 peserta Krenova dan 4 peserta Penova ikut berpartisipasi dalam ajang tahunan tersebut. 

Penjurian dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai pada Rabu (14/4/2021) sampai dengan Jum’at (16/4/2021) di Aula Progo, Bappeda Temanggung, Jawa Tengah dengan melibatkan dewan juri dari berbagai kalangan, diantaranya dari kalangan media, enterpreneur dan akademisi.

Ripto Susilo selaku Kepala Bappeda Kabupaten Temanggung mengatakan, Krenova dan Penova merupakan ajang tahunan yang dilaksanakan dalam rangka meyerap aspirasi serta membuka iklim inovasi kepada masyarakat. Pada tahun sebelumnya, ada sebanyak 115 inovasi dari Kabupaten Temanggung, sehingga pada tahun sebelumnya Kabupaten Temanggung menjadi salah satu dari 10 kabupaten/kota terinovasi di Indonesia. 

“Lomba ini hanya sarana saluran saja, tetapi yang lebih penting pada prinsipnya kita menggali internalisasi ide dari masyarakat yang kemudian bermanfaat untuk masyarakat secara luas,” kata Ripto saat ditemui, Jum'at (16/4/2021).

Ripto menambahkan, dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penilaian Penova, yang berasal dari ide sebuah komunitas yang bergerak bersama-sama, untuk menciptakan sebuah  kegiatan yang inovatif dalam mendukung kegiatan masyarakat, utamanya inovasi dimasa pandemi  dalam rangka mengatasi masalah ekonomi.

“Setelah dilakukan penilaian di tingkat kabupaten, 5 peserta Krenova dan 5 peserta Penova terbaik akan maju ke tingkat provinsi dan dilakukan penilaian ulang oleh tim provinsi dengan mendapat pendampingan dari tim Bappeda Temanggung,” ujarnya. 

Ripto menjelaskan, ada beberapa aspek yang menjadi indikator penilaian, diantaranya aspek originalitas, kemanfaatan, komersialisasi dan aspek keberlanjutan.

“Harapannya, seluruh inovator bisa bermanfaat untuk masyarakat, lomba hanya salah satu cara, tetapi yang paling penting mereka berkembang, bisa mengembangkan inovasinya, bermanfaat bagi peserta, dan masyarakat Temanggung serta didukung dengan strategi pemasaran yang baik, sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat di Indonesia secara luas,” pungkasnya. (MC TMG/Safi;Ekape)

Pencarian:

Komentar:

Top