Iklan Layanan Masyarakat

Upacara HUT ke-74 RI Kabupaten Temanggung Berjalan Hikmat
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 19 Agu 2019 41
Blog single photo

Temanggung, MediaCenter –, Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia di Kabupaten Temanggung yang bertempat di Alun-alun Temanggung berjalan dengan lancar dan hikmat , Sabtu (17/8).
Bupati Temanggung Al Khadziq bertindak selaku inspektur upacara dengan perwira upacara AKP Joko Maryanto Kasubag Pers Polres Temanggung dan komandan upacara Kapten Armed Misno Komandan Rayon Militer (Danramil) Kecamatan Tembarak. 
Pengibar bendera tahun ini antara lain adalah Age Reza Setyawan dari SMA N 2 Temanggung selaku pengerek tali bendera, Erlangga Syamputra dari SMA N 1 Temanggung selaku pembawa bendera dan Muhammad Gibran Alseva dari SMA N 2 Temanggung selaku perentang bendera.
Seluruh peserta upacara terlihat hikmat dan tertib dalam mengikuti rangkaian upacara, Bupati Temanggung Al Khadziq membacakan pesan Gubernur Ganjar Pranowo, ia menyampaikan ungkapan dari Presiden Indonesia ke-4 Gusdur, “Orang tak akan bertanya apa agamamu, apa sukumu ketika berbuat baik. Dalam masa perjuangan setelah kemerdekaan ini sudah semestinya kita tidak membedakan suku, agama atau pun ras, tak peduli warna kulit, rambut, jenis kelamin, kaya atau pun miskin, semua sama di mata negara”, katanya.
Ganjar juga menegaskan bahwa “Founding Father” atau julukan bagi 68 tokoh Indonesia yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia mulai dari penjajahan bangsa asing sampai yang berperan dalam perumusan bentuk atau format negara yang akan dikelola setelah kemerdekaan telah memberikan contoh lewat laku, bukan sekadar gembar-gembor persatuan, mereka berdarah-darah menegakkan kemerdekaan. 
“Founding Father telah memberi contoh lewat laku, bukan sekedar gembar-gembor persatuan, mereka berdarah-darah menegakkan kemerdekaan, sebenarnya kita pun mewarisi semangat itu, namun karena kadang kita memupuk borok dalam dada, membuat kita terlena hingga dengan rasa tanpa dosa saling menghina dan mencerca, bahkan ada yang nekad hendak mengganti Pancasila” tegas Ganjar dalam suratnya.
Ganjar menyampaikan agar anak-anak muda Indonesia harus memiliki semangat juang untuk memajukan Negara Indonesia dan jangan pernah gentar ketika berhadapan dengan negara lain, jangan lembek ketika ada yang mengejek, kepalkan tekad, bulatkan semangat dan bersatulah kedalam persatuan Indonesia.
“Wahai pemuda, persiapkan mental dan akalmu, jangan melempem berhadapan dengan bangsa lain, jangan lembek ketika ada yang mengejek, kepalkan tekadmu, bulatkan semangatmu. Saudara-saudaraku, semua hal itu akan mampu kita hadapi dengan satu senjata, kebersamaan, Persatuan Indonesia. Yakinlah kecemerlangan bangsa ini takkan lama lagi, Indonesia akan berjaya seribu windu lamanya, bahkan lebih, MERDEKA”, tegas Ganjar. (MC TMG/Penulis, Foto: Aji, Editor:Ekape )

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top