Iklan Layanan Masyarakat

Pro Temanggung, Ajang Promosi Potensi Unggulan Temanggung
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 08 Okt 2019 42
Blog single photo

Temanggung, Media Center – Senin, (07/10/2019) Bertempat di Pendopo Pengayoman, Kompleks Rumah Dinas Bupati Temanggung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)  menggelar acara “PRO TEMANGGUNG” yang bertujuan menarik investor masuk dan memperkenalkan produk lokal dan batik khas Temanggung. 

Acara tersebut dibuka oleh Drs. R. Heri Ibnu Wibowo selaku Wakil Bupati Temanggung yang berharap Temanggung dapat menjadi tempat tujuan investasi. “Kita menginginkan Temanggung bukan hanya sebagai daerah perlintasan, tetapi kita harapkan Temanggung itu sebagai daerah tujuan dan daerah persinggahan.” tegas Heri Ibnu Wibowo. 
 “PRO TEMANGGUNG” diharapkan dapat menggali potensi-potensi Temanggung agar semakin dikenal dan menjadi produk terdepan. Adapun kegiatan didalam “PRO TEMANGGUNG”  yaitu pameran batik khas Temanggung, seperti Batik Mliwis, batik dengan motif  tembakau dan motif kopi. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pembagian kopi berkelas khas Temanggung, terdiri dari jenis Robusta dan Arabika.
Jika digali secara mendalam, Kabupaten Temanggung mempunyai potensi disbanding dengan daerah lain. “Kalau kita mengetahui potensi yang ada di Temanggung, kita dapat bersaing dengan Kabupaten Magelang, Purworejo, Wonosobo dengan kondisi geografis yang hampir sama. Walaupun saat ini masing-masing daerah masih berlomba-lomba untuk mengembangkan potensi wilayahnya,” ujar Wakil Bupati Temanggung,
Salah satu potensi unggulan dibidang warisan leluhur adalah Wayang Gagrak Kedu, yang termasuk salah satu wayang yang paling tua. Wayang Gagrak Kedu sendiri dari serat Centhini, disebutkan bahwa Ki Panjangmas adalah seorang dalang wayang gêdhog purwa dari Desa Kedu pada zaman pemerintahan Sri Surya Anyakrawati atau Pangeran Seda Krapyak di Mataram tahun 1601-1613 Masehi. (Foto, Penulis: Agung Ginanjar Editor:Ekape).

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top