Iklan Layanan Masyarakat

Pantau Pelaksanaan Idul Adha 1440 Hijriyah, Dispernakan Temanggung Kerahkan 52 Petugas Dan 5 Dokter
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 13 Agu 2019 99
Blog single photo

Temanggung, MediaCenter – Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Temanggung telah melaksanakan kerja marathon selama tiga bulan untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah. Sebanyak 52 petugas Dispernakan Temanggung dan lima dokter hewan dari Ikatan Dokter Hewan Indonesia untuk ditugaskan untuk mengedukasi terhadap calon shoibul kurban, pedagang dan pengepul, sampai dengan takmir masjid untuk diberikan edukasi. Dijumpai di sela-sela penyembelihan hewan kurban di Gedung Dakwah Kelurahan Kowangan Kabupaten Temanggung, selaku Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dispernakan Temanggung, drh. Esti Dwi Utami menjelaskan dalam wawancara, bahwa pihaknya telah menugaskan 52 petugas Dispernakan Temanggung serta dibantu lima dokter hewan dari Ikatan Dokter Hewan Indonesia selain untuk memberikan sosialisai atau edukasi kepada seluruh pelaku usaha hewan kurban sampai shoibul kurban, “Kami juga menerjunkan langsung untuk pemantauan pemotongan hewan kurban di pusat- pusat penyembelihan di 20 titik yang ada di Kabupaten Temanggung,” paparnya. Salah satunya di Kelurahan Kowangan Kabupaten Temanggung yang dari tahun ke tahun Kowangan menjadi langganan penyembelihan hewan kurban terbanyak di Kabupaten Temanggung. “Dari satu lokasi ini kami menemukan infeksi cacing hati pada hewan kurban sapi, sedangkan untuk domba kami belum menemukan indikasi tersebut. Dari 18 ekor sapi yang disembelih telah menemukan dua ekor yang terinfeksi cacing hati,” imbuh Esti Dwi Utami. Ditambahkan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dispernakan Temanggung, jika menemukan cacing hati tersebut disarankan untuk tidak mengkonsumsinya, melaikan agar segera dibakar atau dikuburkan. “Jika terdapat temuan cacing hati diharapkan untuk segera dimusnahkan, agar tidak membahayakan jika dikonsumsi oleh warga,” paparnya. Sedangkan untuk kesejahteraan hewan (animal welfare), pihak dinas terkait memang sudah disosialisasi selama empat tahun belakangan. Supaya ketika dilakukan pemotongan hewan kurban, hewan yang belum disembelih untuk dijauhkan atau dipisahkan dari hewan yang sedang disembelih. “Supaya hewan tersebut tidak merasa stress,” tambahnya. Dijumpai diwaktu yang sama selaku sekertaris panitia kurban di Kowangan menjelaskan, untuk tahun ini kurban Idul Adha 1440 Hijriyah berjumlah 18 ekor Sapi dan 52 ekor kambing. Sedangkan untuk pendistribusian difokuskan kepada seluruh warga di Kelurahan Kowangan dan juga 10 kelompok pengajian yang terdapat pengajuan proposalnya ke pihak panitia. Untuk kesehatan hewan sendiri kami telah dibantu dari dokter hewan yang langsung diturunkan oleh Dispernakan Temanggung. “Dengan adanya pemantauan langsung ini kami sangat terbantukan sekali karena pihak dinas terkait memastikan kelayakan hewan yang dikurbankan di tempat kami,” ujarnya. (MC TMG/Penulis, Foto: Agung Editor:Ekape)

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top