Iklan Layanan Masyarakat

KTM Almond Dipercaya Sebagai Tempat Penelitian Pohon Pisang
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 31 Jul 2019 123
Blog single photo

Temanggung, Media Center – Kawasan Terpadu Mandiri Alam Mondoretno (KTM Almond) yang bertempatkan di Desa Mondoretno Kecamatan Bulu mendapat kiriman ratusan bibit pohon pisang dari Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) untuk ditanam di kawasan perkebunan KTM Almond, Senin (29/7/2019).

LIPI dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Temanggung melakukan kerjasama dalam penelitian tumbuhan khususnya pisang untuk ditanam di kawasan perkebunan KTM Almond. Penelitian tersebut dilakukan untuk menguji ketahanan tanaman pisang yang ditanam di daerah kering dalam hal ini di area perbukitan kawasan Perkebunan KTM Almond.

Penanaman pohon pisang sudah dimulai sejak akhir bulan Mei 2019 dengan target 1 minggu. Karena medan dan kondisi tanah yang sangat berbeda dengan tanah perkebunan pada umumnya, maka target tersebut tidak dapat dilaksanakan. Dengan kondisi tanah yang keras, banyak tertanam bebatuan, pohon dan rumput liar serta pasokan air yang kurang memadahi. Dengan kondisi tanah yang seperti itu dengan luas 9000 m2 dan pekerja yang hanya 5 orang, maka dalam satu hari kurang lebih hanya dapat menanam 15 pohon pisang saja dari 480 pohon pisang yang disediakan.

Penggunaan jenis pupuk untuk pohon pisang tersebut sudah diatur oleh LIPI, pengelola KTM Almond hanya menanamnya sesuai dengan ketentuan standar operasional dari pihak penyedia. LIPI telah menyediakan semuanya, dari bibit tanaman hingga jenis dan takaran pupuk yang harus digunakan.

“Dari 480 bibit pohon pisang tidak semuanya ditanam dibukit, kita sisakan 20-25 bibit untuk ditanam di bawah untuk dicoba dalam penggunaan pupuk yang 100% organik”, tegas Muflikhin, Kepala Unit Pupuk serta pengelola KTM Almond.

Dengan ditunjuknya KTM Almond sebagai tempat penelitian LIPI, para pengelola sangat senang dan punya kebanggaan tersendiri. Disamping itu juga menambah ilmu baru dan motivasi untuk pengelola dalam berkebun.

“Apabila kegiatan penanaman pohon pisang ini bisa 100% atau mendekati, mungkin nantinya kawasan KTM Almond ini akan dijadikan objek sarana edukasi pembelajaran untuk proses dan budidaya tanaman pisang karena semuanya sudah terdokumentasi oleh kami”, imbuh Saiful Arifin selaku Direktur Bumdes Mondoretno Kecamatan Bulu serta pengelola KTM Almond.

Harapan kedepannya, Saiful Arifin dan tim berupaya dalam kerjasama ini dapat berdampak, baik buat KTM Almond dan bisa menjadi salah satu produk pisang unggulan di Temanggung. (MC TMG/Penulis, Foto : Cahya, Editor:Ekape)

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top