Iklan Layanan Masyarakat

Karnaval Pembangunan Desa Ngipik Pringsurat Berlangsung Meriah
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 19 Agu 2019 97
Blog single photo

Temanggung, Media Center – Seluruh masyarakat Indonesia serempak merayakan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia dengan berbagai tema. Setiap provinsi bahkan tingkat desa pun mempunyai tema yang berbeda dalam merayakannya. Seperti halnya yang dilakukan Desa Ngipik Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung yang mengadakan karnaval atau pawai pembangunan serta pertunjukan budaya yang diarak sepanjang jalan raya yang melintasi desa, Minggu (18/8/2019).
Pawai pembangunan yang diadakan Desa Ngipik ini merupakan agenda tahunan desa untuk menyambut dan memeriahkan HUT ke-74 RI. Untuk tahun ini, pawai pembangunan dimeriahkan sebanyak 21 peserta yang terdiri dari 16 RT dari 7 RW, 3 sekolah dan 2 perusahaan yang terletak dikawasan Desa Ngipik. Pawai yang ditampilkan sebanyak 32 tampilan, hal tersebut dikarenakan ada beberapa peserta yang menampilkan lebih dari 1 tema pawai.
Pawai pembangunan dan kesenian ini dibuka oleh M Al Khadziq selaku Bupati Temanggung dengan rute yang dimulai dari depan balai Desa Ngipik dan berakhir di Dusun Krajan. Kriteria Penilaian pawai dilihat dari segi tema, kreatifitas, visualisasi, edukasi, humor dan kekompakan.
Muh. Setiyono selaku panitia hari besar nasional serta salah satu tokoh masyarakat Desa Ngipik juga menegaskan bahwa acara pawai ini dilakukan sebagai agenda tahunan desa yang merupakan puncak Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia yang diadakan dengan biaya swadaya masyarakat murni serta bantuan dari APBDes Desa Ngipik.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia serta menguatkan solidaritas antar warga. Antusias warga terlihat sangat besar dan masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Meskipun setiap peserta hanya diwajibkan mengeluarkan satu karya tapi ada beberapa peserta yang mengeluarkan lebih dari satu, bahkan tiga buah karya berupa bangunan maupun kesenian tari.
“Sebelum acara karnaval ini ada beberapa kegiatan termasuk jalan santai, juga kemarin tanggal 17 kita melakukan upacara di depan balai desa yang dilaksanakan setiap tahun. Untuk puncaknya hari ini, disamping pawai kesenian dan karnaval dan nanti malam dilanjutkan dengan kesenian tradisional di Dusun Krajan”, imbuh Muh. Setiyono
Disamping Bupati Temanggung yang menjadi tamu kehormatan, panitia hari besar nasional Desa Ngipik juga mengundang Dinas Kominfo Kabupaten Temanggung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung serta dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Pringsurat. (MC TMG/Penulis, Foto : Cahya; Editor:Ekape)

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top