Iklan Layanan Masyarakat

Dinkominfo Temanggung Ajak Siswa-Siswi SMP N 1 Tretep Berinternet Secara BIJAK
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 10 Okt 2019 27
Blog single photo

Temanggung, Media Center – Selasa, (08/09/2019) Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Temanggung melaksanakan Sosialisasi Berinternet Secara CAKAP (Cerdas Kreatif dan Produktif) di SMP Negeri 1 Tretep. Siswa-siswi bersemangat mengikuti sosialisasi dengan memfokuskan perhatian kepada Eko Kus “Ekape” Prasetyo ST, M. Eng sebagai pembicara di kesempatan itu.
Ekape mengawali sosialisasi dengan memaparkan penjelasan singkat mengenai Internet. “Internet merupakan kependekan dari interconnection-networking. Internet sendiri terdiri dari seperangkat komputer yang terkoneksi dengan komputer-komputer lain,” jelas Ekape. Disampaikan juga bahwa perkembangan teknologi telah merubah budaya dan pola hidup, contohnya pada bidang pendidikan, sumber ilmu saat ini tidak hanya berasal dari buku dan guru saja, melainkan juga berasal dari internet.
Di era saat ini, kita bagaikan hidup pada dua dunia, nyata dan dunia internet (maya/cyber). Banyak orang sekarang terjerat pada dunia maya ketimbang dunia nyata, hanya demi mencari follower’s dan perhatian. Dampak yang terjadi, orang tersebut tidak dapat menjadi pribadi yang jujur, terbuka antara dunia nyata dan cyber, sehingga timbulah kejahatan. Kejahatan dunia nyata dapat diklasifikasikan sebagai tindakan pidana, sedangkan kejahatan pada dunia maya lebih dikenal dengan cybercrime.
Cybercrime dilatarbelakangi oleh beberapa faktor seperti, akses internet tiada batas, kelainan pengguna komputer, dan faktor lainnya. Kelainan pengguna sendiri merupakan salah satu faktor utama terjadinya tindak kejahatan cyber.
“Internet CAKAP” mengajarkan bahwa kita harus memposisikan diri secara bijak, kebijakan tersebut tidak hanya terbatas pada dunia nyata melainkan pada dunia cyber. “Baik di dunia nyata baik dunia cyber, jelek di dunia nyata jelek di dunia cyber,” menginterpretasikan bahwa kita haruslah menjadi orang yang jujur pada diri sendiri, sehingga saat dikenal pada dunia maya, maka di dunia nyata seperti itu pula orangnya. Bukan menjadi seseorang yang memiliki dua kepribadian berbeda.
 “Sebelum melakukan postingan ke dunia cyber dilihatlah kembali secara matang, kita harus tenang jangan berdasarkan emosi, dan bijak-bijaklah menggunakan media internet,” pinta Ekape.
(Penulis/foto:Agung;Candra Editor:Ekape)

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top