Iklan Layanan Masyarakat

Siswa SDN Tlogorejo Dilatih Simulasi Tanggap Bencana Gempa Bumi

Senin, 12 Sep 2022 16:56:41 220

Keterangan Gambar : Siswa SDN Tlogorejo Dilatih Simulasi Tanggap Bencana Gempa Bumi


Temanggung, Media Center - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menggelar simulasi bencana gempa bumi sebagai bentuk kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SD Negeri Tlogorejo, Senin (12/9/2022).  

Kesiapsiagaan bencana ini dikenalkan sejak dini kepada siswa, karena wilayah Temanggung kerap dilanda bencana gempa bumi maupun bencana alam lainnya, seperti tanah longsor, angin puting beliung dan banjir.

"Jadi simulasi ini bencana gempa bumi, jadi misal terjadi bencana gempa bumi, anak-anak kita itu bisa tahu menyelamatkan diri, sehingga dari musibah gempa bumi ini tidak ada yangg mengalami luka-luka maupun korban jiwa," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Temanggung, Pria Andaka di sela-sela pelaksanaan simulasi, Senin (12/9/2022).

Materi yang diberikan berupa sosialisasi dan simulasi terkait teknik evakuasi mandiri, jika terjadi gempa bumi, seperti melindungi kepala, bersembunyi di bawah meja, serta berlari menyelamatkan diri ke tempat terbuka.

"Kegiatan edukasi bencana ini sangat perlu dilakukan sebagai pembelajaran dan perkenalan awal pada mitigasi bencana, serta dengan sosialisasi ini para siswa dan siswi dapat menambah pengetahuannya di bidang bencana dan selalu siap dalam menghadapi bencana dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat evakuasi terjadi," tegasnya.

Kepala Sekolah SDN Tlogorejo, Ilmiah mengatakan, simulasi bencana gempa bumi ini sebagai bentuk kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dan juga menuju profil Pelajar Pancasila yang peduli di sekolahnya.

"Hari ini, siswa-siswi dilatih tanggap bencana. Kegiatan ini merupakan bentuk menuju profil Pelajar Pancasila, yaitu peduli terhadap lingkungan, situasi dan kondisi yang terjadi saat ini, khususnya terhadap bencana alam," katanya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting, karena nantinya anak-anak dapat mengetahui apa yang harus mereka lakukan ketika terjadi gempa bumi, maupun bencana alam lainnya.

"Jadi dengan pelatihan dan simulasi ini mereka akan lebih tahu apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri saat terjadi bencana alam, sehingga dapat mengurangi resiko korban luka dan jiwa," tegasnya.

Khalisa Bella Ramadhani, seorang  siswa mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan bencana alam. Selain diajarkan cara menyelamatkan diri dari bencana, juga diajarkan penanganan korban luka. 

"Tadi diajari tentang penanggulangan bencana alam, kalau terjadi gempa kita harus melindungi kepala, lalu masuk ke kolong meja, kemudian menghindari kaca, lalu berlari ke tempat terbuka," katanya.

Selain kepada para siswa, pelatihan dan simulasi yang dilakukan BPBD Temanggung akan menyasar seluruh lapisan masyarakat untuk mensosialisasikan langkah kesiapsiagaan bencana, menuju Temanggung tangguh bencana. (MC.TMG/fr;ekp;ysf)

Pencarian:

Komentar:

Top