Iklan Layanan Masyarakat

Prosesi Kirab Tirta Mulya Adiraja Semarakkan HUT ke-188 Temanggung

Minggu, 20 Nov 2022 16:32:23 172

Keterangan Gambar : Prosesi Kirab Tirta Mulya Adiraja Semarakkan HUT ke-188 Temanggung


Temanggung, Media Center - Bupati Temanggung, HM Al Khadziq mengikuti prosesi Kirab Tirta Mulya Adiraja bertempat di Gondangwinangun, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung, Sabtu (19/11/2022).

Turut hadir mengikuti prosesi, Sekda Hary Agung Prabowo, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Desa, Perangkat Desa, dan masyarakat. 

Bupati mengucapkan terimakasih kepada panitia, tokoh adat, tokoh masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan. Alhamdulillah, suasananya mendukung, sehingga kegiatan Ili-Ili Tirta Mulya Adiraja bisa terselenggara dengan lancar dan bisa “bebasuhan” air tirta mulya. Kegiatan ini rencananya akan diadakan secara rutin setiap tahun dalam rangka ulang tahun Temanggung. Hal ini disampaikan oleh Bupati ketika memberikan sambutan.

“Dulu ulang tahun Kabupaten Temanggung hanya diadakan di tengah sekitaran kota Temanggung, namun sekarang, kita ramaikan di Ngadirejo, Parakan dan kecamatan-kecamatan lainya dengan tujuan agar masyarakat merasakan dan ikut andil dalam merayakan HUT ke-188 Temanggung ini,” kata Bupati. 

Prosesi membasuh dengan air Tirta Mulya Adiraja merupakan wujud syukur pemerintah dan masyarakat Kabupaten Temanggung yang sekarang sudah berumur 188 tahun,  dengan umur yang semakin tua, semoga Kabupaten Temanggung menjadi kabupaten yang barokah, tentrem, ayem, raharjo ekonomi, dan sehat warga masyarakatnya.

“Dengan tema “Tirta Mulya Adiraja” merupakan tema yang bagus, karena menunjukkan bahwa masyarakat Ngadirejo syukur terhadap Tuhan, dapat karohmatan berupa sumber-sumber mata air yang jadi sumber kehidupan masyarakat, karena di Ngadirejo terkenal banyak mata air dan menjadi salah satu hulu sungai progo,” imbuhnya. 

Dalam prosesi, sumber mata air dari kecamatan-kecamatan se-Kabupaten Temanggung dibawa dalam kirab dan dijadikan satu dalam wadah yang kemudian untuk membasuh muka dengan maksud mensyukuri atas mata air yang ada dan lestari.

“Monggo kita lestarikan dan dijaga mata airnya, sehingga mata air ini selalu memberikan kehidupan kepada masyarakat, panen bisa bagus dan cukup digunakan sehari-hari dengan baik,” pungkasnya. (MC.TMG/tfa;wll;ekp;ysf)

Pencarian:

Komentar:

Top