Iklan Layanan Masyarakat

Pemkab Temanggung Lakukan Vaksinasi Jemput Bola di Pasar Tradisional

Rabu, 08 Des 2021 21:10:03 480

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) gencar melakukan vaksinasi jemput bola di pasar-pasar tradisonal dan juga pusat keramaian, Rabu (8/12/2021).


Temanggung, Media Center - Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) gencar melakukan vaksinasi jemput bola di pasar-pasar tradisonal dan juga pusat keramaian, Rabu (8/12/2021).

"Dinas Kesehatan juga melayani vaksinasi pada malam hari untuk mengejar capaian vaksin di akhir tahun ini, yaitu 75 persen," kata
Sekretaris Dinkes Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei.

Ia mengatakan, pelayanan vaksinasi pada malam hari tersebut dilakukan di sejumlah Puskesmas dan rumah sakit. Dengan langkah ini, diharapkan mendongkrak target capaian vaksinasi di Temanggung.

"Beberapa rumah sakit dan Puskesmas, seperti Puskesmas Ngadirejo kini melayani vaksinasi pada malam hari, khususnya bagi warga yang tidak bisa melakukan vaksin pada pagi maupun siang hari, karena kerja," imbuhnya.

Dwi menyebutkan, dengan upaya jemput bola tersebut, vaksinasi Covid-19 di Temanggung telah mencapai target 72 persen, target ini sudah melampaui target vaksinasi secara nasional.

Dikatakan, target 72 persen yang sudah tercapai ini adalah vaksinasi tahap pertama. Sedangkan vaksinasi tahap kedua sampai saat ini sudah lebih dari 46 persen.

"Di akhir tahun ini semua kabupaten/kota ditarget bisa mencapai lebih dari 70 persen, tetapi Alhamdulillah di Temanggung sudah mencapai 72 persen," jelasnya.

Ia optimis pada akhir Tahun 2021 ini, Temanggung bisa meraih target hingga 75 persen, meski waktu yang tersisa hingga penghujung tahun sangat terbatas.

"Kami optimis, target 75 persen akan tercapai sebelum tutup Tahun 2021 ini," katanya.

Dengan target ini, pihaknya akan melakukan langkah-langkah strategis, sehingga masyarakat yang belum vaksinasi, bisa divaksin sebelum akhir tahun ini.

"Kami akan menggandeng pihak RT, RW, desa maupun kelurahan hingga camat, untuk mengetahui warganya yang belum divaksin Covid-19," katanya.

Ia menambahkan, selain vaksinasi tahap pertama di Bulan Desember ini, juga akan dilakukan vaksinasi tahap kedua, meski jeda waktu antara vaksinasi tahap pertama dan kedua cukup lama, tergantung dari jenis vaksin yang diberikan.

"Vaksinasi untuk lansia juga sudah mencapai 68 persen, harapan kami di akhir tahun 2021 ini vaksinasi untuk lansia juga sudah lebih dari 70 persen," pungkasnya. (MC.TMG/fr;ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top