Iklan Layanan Masyarakat

Pemilihan Ketua OSIS dengan Sistem E-Voting

Selasa, 07 Des 2021 20:20:07 13228

Keterangan Gambar : Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS masa bakti 2021/2022 di SMK Bhumi Phala Parakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menerapkan pemungutan suara secara elektronik atau e-voting, Selasa (7/12/2021). 


Temanggung, Media Center - Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS masa bakti 2021/2022 di SMK Bhumi Phala Parakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menerapkan pemungutan suara secara elektronik atau e-voting, Selasa (7/12/2021). 

Dewi Prawindari, panitia Pemilihan OSIS mengatakan, pemungutan suara dengan menerapkan sistem e-voting tersebut sebagai upaya melatih siswanya dalam berdemokrasi. Selain itu, penerapan e-voting menjadi pilihan di masa pandemi Covid-19 saat ini, dimana pengurus OSIS telah berakhir masa tugasnya, sementara peserta didik yang masuk terbatas. Sehingga e-voting ini yang paling memungkinkan dilakukan untuk menghindari kerumunan sebagai upaya mencegah rantai penularan Covid-19. 

"Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS masa bakti 2021/2022 itu untuk melatih siswa-siswa dalam berdemokrasi, kemudian kenapa kita memilih dengan metode e-voting, karena masa pandemi ini segala sesuatunya dilakukan secara daring, maka dari itu kita memilih melakukan e-voting dengan cara medsos, jadi hasil lebih cepat serta akurat," katanya. 

Putri Indah, seorang siswa mengatakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS dengan sistem e-voting sangat memudahkan para pemilih dalam menentukan pilihannya. Karena pemilih hanya menunjukkan surat undangan yang kemudian diverifikasi oleh petugas, setelah itu pemilih mendapat kode barcode yang berfungsi mengaktifkan layar pemungutan suara. 

Setelah mucul gambar calon, pemilih hanya tinggal memilih calon. Bahkan dalam sistem ini, jika pilihannya tidak sesuai atau ganti pilihan, pemilih juga dapat menganulir dan kemudian memilih kembali.

"Dengan Sistem e-voting ini sangat bagus dan modern, karena mempermudah untuk Pemilu dan memilih calon, kalau prosesnya itu kita dari pendaftaran untuk mendapat kode barcode kode itu, kemudian masuk ke bilik suara dan memilih calon, lebih mudah," katanya.

Di tempat yang sama, Komisioner KPUD Temanggung, Henry Sofyan mengatakan, pemanfaatan teknologi digital di era revolusi industri 4.0 ini dapat meminimalisir kecurangan dalam penghitungan suara. Karena semua suara yang masuk sudah terekap oleh sistem. Bahkan, kode barcode para pemilih tidak bisa dipakai memilih untuk kedua kali. 

Selanjutnya, panitia pesta demokrasi langsung dapat mengumumkan Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih melalui group whatsapp di masing-masing kelas

"Dalam sistem e-voting ini, kita menyediakan aplikasinya di komputer dan jumlah pemilih dapat diketahui, bahkan di e-voting ini, hasil suara pemilihan langsung terekap sistem setelah pemilih selesai memilih, jadi e-voting lebih hemat, efektif, karena waktunya cepat," pungkasnya. (MC.TMG/fr;ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top