Iklan Layanan Masyarakat

Kopi Walik, Tradisi Minum Kopi Warisan Leluhur yang Patut Dilestarikan

Senin, 07 Jun 2021 10:34:48 968

Keterangan Gambar : Kopi walik dimunculkan kembali oleh Betoro Coffee.


Temanggung, MediaCenter - Tradisi minum kopi walik dimunculkan kembali pada zaman sekarang oleh Betoro Coffee, sebuah tempat pelatihan pengolahan kopi yang berada di Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung.

Pandu Seto Dewo Prabowo (30) pemilik Betoro yang juga merupakan barista profesional mengatakan bahwa tradisi minum kopi dengan cara membalikkan gelas berisi kopi di atas cawan tersebut ingin dimunculkan kembali keberadaannya dikalangan milenial.

Pandu juga menjelaskan, perbedaan kopi tubruk biasa dengan kopi walik. Dengan kondisi topologi daerah Temanggung yang berada di kaki gunung ini, apabila minum kopi dengan metode kopi walik menjadikan temperatur kopi di dalam gelas lebih stabil. Sehingga biji kopi akan mengeluarkan cita rasa yang lebih baik.

"Dengan histori yang begitu kuat, kita mencoba untuk membumikan lagi. Menikmati secangkir kopi dengan cara berbeda. Satu dari segi estetika kita masuk, yang kedua memang kopi walik ini juga mempengaruhi rasa dari kopi itu sendiri," ungkapnya Senin (7/6/2021) di Temanggung.

Biji kopi yang masuk ke Betoro, 100% diambil dari petani Temanggung. Akan tetapi ada seleksi khusus dan dilakukan penyortiran, sehingga kopi yang disajikan merupakan kopi dengan kualitas terbaik.

"Kita punya resep sendiri, yaitu kopi House Blend Betoro. Jadi kopi ini tidak bisa dimanipulasi, karena kita punya resep sendiri," imbuhnya.

Pandu yakin dengan kualitas kopi Temanggung yang bagus dipadukan dengan metode yang pas akan menghasilkan cita rasa kopi yang tidak kalah dengan kopi tingkat internasional. 

"Perkembangan kopi di Temanggung, saya mempunyai harapan besar apalagi paska pandemi ini, dimana kita semua pelaku kopi bisa bersinergi dan berkompetisi secara kreatif, bagaimana mengulik atau membuat kopi bisa menjadi favorit dikalangan coffee lovers. Jadi, hidup Temanggung, hidup Indonesia, mari kita berjuang," pungkasnya. (MC TMG/cah;ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top