Iklan Layanan Masyarakat

Kebakaran Tidak Mengenal Musim, Tiga Rumah Warga Cemoro Ludes Terbakar

Kamis, 14 Mar 2024 13:33:45 648

Keterangan Gambar : Kebakaran Tidak Mengenal Musim, Tiga Rumah Warga Cemoro Ludes Terbakar


Temanggung, Media Center - Kebakaran tidak mengenal musim. Meski saat ini musim penghujan kebakaran tetap bisa terjadi, maka itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau warga untuk mewaspadainya.  

"Pada warga untuk tetap waspada adanya kebakaran, sebab tidak mengenal musim, baik hujan atau kemarau.  Kebakaran ini bisa di musim penghujan seperti saat ini," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Temanggung Toifur Hadi Wuryanto, Kamis (14/3/2024).

Ia mengatakan, tiga rumah di lereng Gunung Prahu masuk Desa Cemoro, Kecamatan Wonoboyo, Temanggung ludes terbakar. Api diduga bermula dari rumah salah satu warga yang mengalami korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dan luka, kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 200 juta.

Toifur menyampaikan, kebakaran di Desa Cemoro tepatnya di Dusun Cemorot Timur RT 05 RW 02 Desa Cemoro, Kecamatan Wonoboyo, Temanggung. Dusun ini sekitar 31 km dari pusat Kota Temanggung.

"Kebakaran terjadi pada Kamis (14/3/2024) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, warga, relawan dan petugas telah berusaha memadamkannya," jelasnya.

Kebakaran bermula dari hubungan pendek arus listrik di lantai atas rumah Sumpiyah (40) di Dusun Cemoro Timur RT 05 RW 02 Desa Cemoro.

Kebakaran kali pertama diketahui oleh Sargo (54) perangkat desa setempat yang melihat kepulan asap di lantai dua, yang kemudian memberitahu pemilik rumah dan warga sekitar.

"Api bisa dipadamkan sekitar pukul 2 dini hari, oleh warga, relawan dan petugas pemadam kebakaran," katanya. 

Disampaikan, tiga rumah yang ludes terbakar yakni milik Sumpiyah (40). Ukuran bangunan 12 m x 12 m  dengan kerugian Rp. 100 juta. Rumah Ngadiran (40) dengan ukuran 8 m x 10 m dengan kerugian Rp 50 juta dan rumah Wiyono (40) dengan ukuran rumah 10 m x 10 dan kerugian Rp 50 juta.  

Sedangkan rumah yang terdampak yakni milik Sudarman (35), Mbok Biah (50), Mbok Wedok (44), Tarmiah (60), Sutoko (50) dan Nyoto (50). 

Disampaikan atas kejadian itu, BPBD telah memberikan bantuan sembako atau jaminan hidup pada korban, sedangkan bantuan material masih dalam proses. (Aiz;Ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top