Iklan Layanan Masyarakat

[DISINFORMASI] Orang Berusia 25-44 Tahun di AS Mengalami 84% Peningkatan Kematian karena Vaksin Covi

Selasa, 05 Apr 2022 10:49:02 437

Keterangan Gambar : Beredar sebuah klaim di media sosial yang menyebut bahwa orang berusia 25 hingga 44 tahun di Amerika Serikat mengalami  84% peningkatan kematian akibat peluncuran vaksin Covid-19.


Penjelasan :

Beredar sebuah klaim di media sosial yang menyebut bahwa orang berusia 25 hingga 44 tahun di Amerika Serikat mengalami  84% peningkatan kematian akibat peluncuran vaksin Covid-19.

Dilansir dari reuters.com, klaim adanya peningkatan kematian sebanyak 84% pada orang dengan usia 25 hingga 44 tahun akibat vaksin Covid-19 adalah keliru. Pusat Statistik Kesehatan Nasional (NCHS) CDC mengatakan bahwa data sementara pada database WONDER CDC tidak menunjukkan adanya persentase peningkatan kematian yang mencapai 84% sejak 2019 untuk usia 25-44 tahun. Data CDC juga menunjukkan penyebab kematian lebih banyak adalah terkait Covid-19, bukan akibat vaksin Covid-19. Lebih lanjut, data grafik juga menunjukkan prevalensi varian Delta di musim panas 2021, diikuti oleh varian Omicron pada akhir tahun menyebabkan peningkatan besar kematian akibat virus Covid-19 di Amerika Serikat, terutama di antara mereka yang tidak divaksinasi.

KATEGORI: DISINFORMASI

Link Counter:

-https://www.reuters.com/article/factcheck-excess-mortality/fact-check-no-evidence-that-people-aged-25-44-experienced-an-84-increase-in-excess-mortality-due-to-covid-vaccine-rollout-idUSL2N2VS1BI

Pencarian:

Komentar:

Top