Iklan Layanan Masyarakat

Ciptakan Wirausaha Mandiri, SMK Swadaya Gelar Diklat Entrepreneur

Kamis, 14 Apr 2022 17:15:03 715

Keterangan Gambar : SMK Swadaya Temanggung melaksanakan Diklat Entrepreneur pasca ujian kelas XII, Tahun Pelajaran 2021-2022


Temanggung, MediaCenter - SMK Swadaya Temanggung yang beralamat di Jalan Gilingsari no.2, Kelurahan Temanggung 1, Kecamatan/Kabupaten Temanggung melaksanakan Diklat Entrepreneur pasca ujian kelas XII, Tahun Pelajaran 2021-2022, Kamis (14/4/2022).

Hadir dalam pembukaan kegiatan, Plt. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompin) Setda, Harnani Imtikhandari mewakili Bupati Temanggung, Kakandiknas Wilayah 8 Ni'mah Nurbaeti, Kepala Pengawas SMK Wilayah 8 Suratman, Kepala SMK Swadaya Temanggung Muhlasin, Ketua Yayasan Pendidikan Humam Sabroni, perwakilan 10 SMP se-Kabupaten Temanggung, instruktur entrepreneur, orang tua murid, guru dan siswa.

Harnani mengatakan, Bupati menyampaikan salam kepada keluarga besar SMK Swadaya, dan menaruh apresiasi kepada SMK Swadaya Temanggung, atas terselenggaranya kegiatan diklat wirausaha yang bisa memberikan bekal kepada siswa untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

"Selesai ujian, kemudian pilihan kita harus diugemi (dijadikan pedoman), passion saya di situ, dan hidup ini adalah sebuah pilihan, pasca pandemi ini kita sendiri yang menentukan pilihannya, mau meneruskan berwirausaha atau melanjutkan ke jenjang berikutnya, bapak, ibu guru memberikan peluang kepada siswa untuk mendapat pengetahuan lebih dari tabungan siswa sekalian," katanya.

Dicontohkan, pandai besi di Klaten yang membuat martabak manis, di Jawa sedikit permintaannya, sehingga harus punya banyak link dan jaringan, dan ternyata permintaan dari Sumatera cukup banyak.

"Kita harus pintar mendapatkan nilai tambah, dan menciptakan peluang, untuk menambah usaha lebih untuk tidak merepotkan orang tua, maka SMK Swadaya memberikan titik awal melakukan perubahan dengan diklat wirausaha, banyak orang yang sudah kompeten. Pak Menteri Sandiaga Uno sudah tiga kali ke Temanggung, ini membuktikan masyarakat Temanggung kreatif, maka siswa harus selalu membuka wawasan seluas-luasnya,” imbuhnya.


Ni'mah Nurbaeti mengatakan, ada 216 SMA, SMK Wilayah 8 Jawa Tengah yang berada di Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Temanggung. Prestasi sebuah SMK dilihat dari hasil belajarnya, yaitu sikap, tingkah laku siswa, pengetahuan literasi dan numerasi, dan ketrampilan, serta menguasai kompetensi.

"Anak muda yang memberikan energi positif dan semangat positif, diklat wirausaha ini sangat tepat, sebuah mimpi yang tinggi, tapi langkah pragmatis dan praktis harus direalisasikan, membuat mimpi menjadi nyata. Pelatihan ini bekal yang praktis bagi siswa ke depan, harus mandiri, kreatif, inovatif, jujur, kerja keras, dan berkomitmen. Produknya harus unik dari bentuk, nama, dan rasa, harga bersaing, maka kita harus menjual bedanya, layanan dan komunikasi bagus, pemasaran bisa kerja sama dengan digital marketing," jelasnya.

Muhlasin menyampaikan, ada delapan even yang disiapkan dalam kegiatan Diklat Entrepreneur meliputi tata busana, desain grafis, servis handphone, salon kecantikan, bakery dan minuman, ayam kremes, digital marketing, dan souvenir. SMK selalu dipacu untuk berkompetisi, dan akan melahirkan para entrepreneur baru, dan bersertifikat.

"SMK SWADAYA selalu mencari terobosan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan bekal bagi siswa, sehingga bisa bersaing di dunia nyata. Lulusan SMK pilihan pertamanya adalah wirausaha, bekerja, dan melanjutkan ke jenjang berikutnya, harus memiliki pegangan awal dan tidak menjadi beban orang tua, satu sampai setelah tiga bulan, siswa wajib lapor kewirausahaannya, siswa yang ingin mengembangkan usahanya, maka SMK Swadaya akan mensupport bantuan awal usaha, moto kami maju, unggul, berkualitas," pungkasnya. (MC.TMG/sty;ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top