Iklan Layanan Masyarakat

Bupati Buka Kegiatan Musrenbang RKPD Kecamatan Ngadirejo

Kamis, 20 Jan 2022 16:04:27 183

Keterangan Gambar : Bupati Temanggung, HM Al Khadziq membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah  (RKPD) Tahun 2023 Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung dengan Tema "Pemantapan Pertumbuhan Ekonomi Pembangunan Berkelanjutan dan Peningkatan Daya Saing Daerah" yang berlangsung di Balai Desa Ganduwetan, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Kamis (20/1/2022).


Temanggung, Media Center - Bupati Temanggung, HM Al Khadziq membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah  (RKPD) Tahun 2023 Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung dengan Tema "Pemantapan Pertumbuhan Ekonomi Pembangunan Berkelanjutan dan Peningkatan Daya Saing Daerah" yang berlangsung di Balai Desa Ganduwetan, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Kamis (20/1/2022). 

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota DPRD Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo selaku Plt Kepala Bappeda Kabupaten Temanggung, Kepala Dinas Kominfo, Samsul Hadi, Camat beserta Forkompimcam, Perwakilan Danramil, Perwakilan Kapolsek, Kepala Perangkat Daerah pengampu hasil Musrenbang Kecamatan, Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Ngadirejo, Ketua LPMD/LPMK, dan Para Peserta Musrenbang.  

Bupati mengungkapkan, dampak dari Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, tidak merubah visi misi arah pembangunan, yaitu dalam penguatan ekonomi kerakyatan, reformasi birokrasi, dan program berkelanjutan lingkungan hidup, meskipun ada perubahan RPJMD dalam tiap-tiap indikator. 

“Inilah yang menjadi landasan program-program yang kita laksanakan di tahun 2023. Untuk penguatan ekonomi itu juga dibuatkan struktur guna penguatan ekonomi,” ungkapnya.

Selanjutnya, Bupati menambahkan, Pemkab Temanggung berkomitmen untuk menerima aspirasi masyarakat dan rencana pembangunan yang berdasar pada bottom up. Pada tahun 2023, Kecamatan Ngadirejo mendapat pagu anggaran sebesar 1,397 Milyar. Untuk itu, Bupati berpesan, penggunaan pagu anggaran tersebut untuk benar-benar dimaksimalkan. 

“Saya selaku Bupati mohon maaf tidak bisa memberikan pagu lebih besar dari ini, karena sekali lagi, hambatan di bidang penganggaran dan pendanaan ini memang kita mengalami pelambatan. Silahkan dibicarakan para Kades, LPMD dan juga perwakilan dari masyarakat, hal-hal paling mendasar dan paling penting apa yang harus dilakukan,” tegasnya.  

Ditengah situasi pandemi Covid 19, semua sumber mengalami keterbatasan, untuk itu, Pemkab Temanggung mencari terobosan dalam hal menyiasati keadaan tersebut dengan mengintensifkan pemasukan dari dana transfer Pemerintah Pusat agar setiap tahunnya terus meningkat dan Dana Alokasi Khusus (DAK) diintensifkan untuk membiayai pembangunan di Kabupaten Temanggung. (MC.TMG/wl;ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top