Iklan Layanan Masyarakat

BPBD Imbau Masyarakat Waspadai Karhutla dan Kekeringan

Senin, 25 Mei 2023 11:09:34 289

Keterangan Gambar : BPBD Imbau Masyarakat Waspadai Karhutla dan Kekeringan


Temanggung, Media Center - Berdasarkan prakirakan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) puncak musim kemarau tahun 2023 ini terjadi pada bulan Agustus dan September mendatang. 

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan pada masa musim kemarau untuk tetap waspada.

"Terkait informasi dari BMKG dan surat edaran dari Pemprov Jawa Tengah, bahwa di wilayah Jawa Tengah ini, khususnya di Temanggung untuk mewaspadai karhutla dan kekeringan. Karena di tiga terakhir ada badai El Nino yang mengakibatkan kemarau basah, dan yang terakhir itu kemarau panjang terjadi pada tahun 2012, dan tahun ini agar melakukan kesiapsiagaan menghadapi musim kering, yang diprakirakan mulai bulan Mei sampai Juli, dan bahkan bisa berlanjut sampai Agustus dan September," kata Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Thoifur Hadi, Jumat (26/5/2023).

Ia mengatakan, kebakaran hutan dan lahan tersebut berpotensi melanda kawasan Gunung Sumbing dan Sindoro. Sementara kecamatan di Temanggung yang berpotensi mengalami kekeringan, diantaranya Kecamatan Kandangan, Gemawang dan Kaloran. Di daerah tersebut pada musim kemarau debit mata air menurun.

"Tentunya di musim kering ini erat kaitannya dengan kebakaran hutan dan lahan, kemudian bisa juga di musim kering beberapa mata air debitnya menurun. Jadi kita nanti akan siapkan droping air ke daerah-daerah tersebut," imbuhnya.

Sementara terkait upaya antisipasi dan penanganan jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, BPBD telah menyiapkan peralatan dan juga personil. Selain itu, BPBD juga sudah melakukan pemetaan lokasi rawan karhutla.

"Kita akan melihat gambaran di tahun 2012 itu, dan kita akan memetakan lokasi kebakaran hutan dan lahan, untuk kemudian kita membuat langkah antisipasi, seperti menyiapkan peralatan dan personil," tandasnya. (MC.TMG/fir;ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top