Iklan Layanan Masyarakat

Antisipasi Kenaikan Kasus Covid-19, Semua Rumah Sakit dan Tempat Karantina Disiapkan

Minggu, 16 Mei 2021 14:47:16 757

Keterangan Gambar : Seorang warga masuk ke bilik Si Prokes BPBD Temanggung, sebelum masuk ke fasilitas publik. Di bilik tersebut terdapat alat untuk memeriksa suhu tubuh dan mencuci tangan secara otomatis untuk menggantikan peran manusia.


Temanggung, MediaCenter - Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Temanggung mempersiapkan seluruh rumah sakit berikut tenaga medis dan sarana pendukung untuk perawatan pasien Covid-19 sebagai langkah antisipasi kenaikan kasus paska Lebaran 2021.  

Sekretaris II Satgas Covid-19 Kabupaten Temanggung Djoko Prasetyono mengatakan tempat-tempat karantina milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, yakni di Balai Latihan Kerja dan Gedung Pemuda Kowangan telah pula dipersiapkan. 

"Kami telah siapkan tempat-tempat untuk penanganan pasien Covid-19, baik yang bergejala maupun tidak bergejala," katanya, Minggu (16/5/2021) di Temanggung. 

Ia meminta tempat-tempat isolasi atau karantina ditingkat desa, bisa diaktifkan kembali, jika nanti ada penambahan kasus Covid-19 paska Lebaran dan tempat karantina milik Pemkab tidak lagi memuat. 

"Karantina mandiri di rumah tetap diterapkan, namun tempat- karantina ditingkat desa harus pula disiapkan sebagai langkah antisipasi," imbuhnya. 

Djoko mengatakan pada Lebaran tahun lalu ada peningkatan hingga 500 persen kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung, jumlahnya mencapai kisaran 100 pasien. Mereka dirawat di rumah sakit, berada di tempat karantina milik Pemkab dan karantina mandiri di rumah.

Apabila tahun ini juga ada peningkatan 500 persen, katanya, berarti akan ada 500 pasien, mengingat kasus terakhir sebelum Lebaran berkisar 100 orang. 

Maka itu, terangnya, Pemkab Temanggung meminta pada semua pihak untuk menaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 pada saat Lebaran. 

"Satgas Covid-19 hingga tingkat desa menekankan pada warga untuk terapkan protokol kesehatan, jangan sampai terlena," ungkapnya. 

Djoko mengemukakan tren kasus Covid-19 di Temanggung dalam beberapa waktu terakhir cenderung turun, tetapi tidak bisa lengah, sebab memang menjadi tren kenaikan angka Covid-19 paska liburan panjang seperti Lebaran.  

Semua pihak harus mampu mencegah dengan melakukan berbagai langkah preventif, sehingga tidak ada lonjakan penularan Covid-19, meski begitu tindakan antisipatif tetap dilakukan. (MC.TMG/Ai;Ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top