Peternak Telur Menjerit, Harga Anjlok Saat Pakan Melambung
Ket [Foto]: Peternak Telur Menjerit, Harga Anjlok Saat Pakan Melambung

Peternak Telur Menjerit, Harga Anjlok Saat Pakan Melambung

Temanggung, MediaCenter – Peternak ayam petelur di Kabupaten Temanggung menghadapi tekanan berat akibat anjloknya harga telur selama hampir satu bulan terakhir.

Harga di tingkat peternak kini hanya berkisar Rp 17.000–Rp 18.000 per kilogram, jauh di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) pemerintah sebesar Rp 26.500 per kilogram, sementara harga minimal agar peternak tidak merugi diperkirakan sekitar Rp 24.000 per kilogram.

Ketua Perwakilan Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Temanggung, Buyung Adi Nugraha, mengatakan penurunan harga terjadi di tengah biaya produksi yang terus meningkat, akibat kenaikan harga pakan.

"Kerugian peternak dengan produktivitas rendah dapat mencapai 30–35 persen," katanya, Selasa (30/6/2026).

Buyung menjelaskan anjloknya harga dipicu oversuplai telur. Peluang pasar nasional sekitar 80 juta butir per hari mendorong banyak pelaku baru masuk ke usaha peternakan, sementara kenaikan harga jagung dan bahan baku impor membuat harga pakan mendekati Rp 8.000 per kilogram.

Selain itu, katanya, melemahnya daya beli masyarakat dan berhentinya sementara penyerapan telur melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah menyebabkan stok telur terus menumpuk di kandang peternak.

Kondisi tersebut turut dirasakan peternak Ahmad Husen. Peternak di Desa Greges, Kecamatan Tembarak itu mengaku produksi telurnya mencapai sekitar 20 peti dengan berat tiap peti 10 kg, namun yang terserap pasar sekitar 15 kuintal, sehingga stok terus menumpuk.

"Kami terpaksa menjual telur yang baru diproduksi lebih dulu agar kualitas tetap terjaga," ungkapnya.

Buyung berharap, pemerintah meningkatkan penyerapan telur melalui berbagai program bantuan sosial dan penanganan stunting, mempercepat distribusi jagung bersubsidi, serta mempermudah pasokan bahan baku pakan agar harga telur kembali berada di atas biaya produksi. (Aiz;Ekp)

Peternak Telur Menjerit, Harga Anjlok Saat Pakan Melambung
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook