Ket [Foto]: Terjadwal dan Terstruktur, Ibu-Ibu PKK Mardisari Temanggung Giatkan Kerja Bakti
Terjadwal dan Terstruktur, Ibu-Ibu PKK Mardisari Temanggung Giatkan Kerja Bakti
Temanggung, MediaCenter – Manajemen organisasi yang rapi menjadi kunci keberhasilan program lingkungan di tingkat akar rumput. Hal ini dibuktikan oleh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT 04 RW 03 Lingkungan Mardisari, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Temanggung, melalui penerapan sistem kerja bakti bergilir yang melibatkan tiga kelompok Dasa Wisma (Dawis) secara bergantian setiap bulannya.
Program kerja bakti lingkungan dan pemilahan sampah ini dikomandoi langsung oleh Ketua PKK RT 04 Mardisari, Nur Laila Indah (46), seorang guru di SD Muhammadiyah Temanggung. Untuk menjaga konsistensi dan efektivitas di lapangan, jadwal pelaksanaan kerja bakti diatur secara spesifik dan ketat:
* Minggu Pertama: Dilaksanakan oleh Dasa Wisma 1 di bawah koordinasi Dwi Listiyani.
* Minggu Kedua: Dilaksanakan oleh Dasa Wisma 2 di bawah koordinasi Nurhartati.
* Minggu Ketiga: Dilaksanakan oleh Dasa Wisma 3 di bawah koordinasi Wur Adi Rejeki.
* Minggu Keempat: Aksi puncak yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh ketiga Dasa Wisma (Dawis 1, 2, dan 3).
Pada pelaksanaan minggu pertama, kedua, dan ketiga, fokus utama kerja bakti diarahkan pada penataan dan perawatan Taman RW 03. Lokasi taman ini sangat strategis dan berada di area perbatasan penting lingkungan Mardisari, tepatnya di sebelah barat Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Putra, atau di sebelah selatan berhimpitan dengan tembok Panti Asuhan Pangrekso Ndalem Betlehem Mardisari.
"Dengan pembagian jadwal per Dasa Wisma pada tiga minggu pertama, ibu-ibu bisa tetap produktif merawat Taman RW tanpa mengabaikan tugas rumah tangga. Puncaknya di minggu keempat, kami semua berkumpul bergotong royong secara massal demi memupuk rasa kebersamaan," ungkap Nur Laila Indah, Selasa (30/6/2026).
Selain membersihkan dan menghijaukan area sekitar taman dan panti asuhan, para anggota Dawis juga konsisten melakukan pemilahan sampah non-organik bernilai ekonomi. Sampah yang dikumpulkan dari rumah warga kemudian dijual, dan seluruh hasilnya dimasukkan ke dalam kas PKK RT 04 Mardisari untuk menyokong berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sistem piket kerja bakti bulanan yang diterapkan oleh PKK Mardisari ini membuktikan, bahwa koordinasi yang rapi, pembagian tugas yang adil, serta penentuan target lokasi yang jelas dapat menciptakan lingkungan kelurahan yang bersih, asri, sekaligus guyub rukun. (Sty;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook