Ket [Foto]: Jembatan Bailey di Plosogaden Candiroto Selesai, Akses Tersambung Kembali
Jembatan Bailey di Plosogaden Candiroto Selesai, Akses Tersambung Kembali
Temanggung, MediaCenter – Jembatan Bailey di Dusun Banjaran, Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto, telah selesai dibangun dan mulai dimanfaatkan warga. Jembatan pengganti yang dipasang sebagai solusi atas putusnya akses masyarakat itu kini telah memperlancar akses warga setempat.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Temanggung, Totok Nur Setyanto mengatakan, pembangunan jembatan bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah rampung dan tim yang bertugas sudah kembali ke satuan masing-masing.
Meski dari pihak BNPB belum melaksanakan acara peresmian secara , jembatan tersebut sudah digunakan masyarakat. Pasalnya, jembatan darurat yang sebelumnya menjadi akses utama telah rusak dan tidak lagi bisa dilalui, sehingga menghambat mobilitas warga.
Menurut Totok, jembatan Bailey akan digunakan hingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan. Pemkab Temanggung juga telah mengajukan permohonan bantuan pembangunan jembatan permanen kepada BNPB dan saat ini masih menunggu proses lebih lanjut.
Jembatan Bailey memiliki panjang sekitar 18 meter dan lebar 3,6 meter, sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat. Namun, penggunaannya dibatasi untuk kendaraan dengan muatan maksimal lima ton.
"Secara konstruksi tonase maksimal bisa mencapai sembilan ton, tetapi rekomendasi dari Yonzipur 4/TK Banyubiru selaku perakit maksimal lima ton demi keamanan," ungkapnya, Rabu (24/6/2026).
Dengan kapasitas tersebut, jembatan masih memadai untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk kendaraan pengangkut hasil pertanian, kopi, maupun kayu.
Totok berharap, keberadaan jembatan Bailey dapat menjaga kelancaran mobilitas warga dan distribusi hasil produksi hingga jembatan permanen terbangun.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkab Temanggung, Kodim 0706/Temanggung, dan Yonzipur 4/TK Banyubiru atas arahan Kodam IV/Diponegoro untuk membantu masyarakat terdampak.
Sebelumnya, jembatan lama yang menjadi penghubung utama warga roboh akibat usia bangunan yang sudah tua dan kerap diterjang banjir. Kondisi tersebut menyebabkan konstruksi jembatan tidak lagi mampu menahan beban, sehingga akhirnya ambruk dan memutus akses masyarakat. (Aiz;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook