Ket [Foto]: Pemkab Temanggung Siapkan Penanganan Darurat Jembatan Putus di Desa Plosogaden
Pemkab Temanggung Siapkan Penanganan Darurat Jembatan Putus di Desa Plosogaden
Temanggung, MediaCenter – Pemerintah Kabupaten Temanggung menyiapkan langkah penanganan darurat pasca runtuhnya Jembatan Kali Jaran yang menghubungkan Dusun Banjaran dan Dusun Sinongko di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto, Sabtu (16/5/2026).
Bupati Agus Setyawan saat meninjau langsung lokasi kejadian pada Minggu (17/5/2026), menegaskan koordinasi intensif antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa terus dilakukan demi mempercepat pemulihan akses publik, terutama bagi anak-anak sekolah dan mobilitas ekonomi warga.
"Ini jembatan desa. Yang mendesak paling penting biar bisa dilewati anak-anak SD, karena bersekolah di lain dusun. Sehingga aktivitas warga tidak terganggu," ujar Agus Setyawan di sela peninjauan.
Jembatan Kali Jaran merupakan akses vital yang setiap hari digunakan warga yang mayoritas mengelola perkebunan kopi di wilayah tersebut. Struktur jembatan tua yang dibangun sejak era 1980-an tersebut mengalami penurunan fungsi akibat faktor usia. Kondisi ini diperparah oleh rentetan dampak longsor, serta gerusan arus sungai sejak Desember tahun lalu hingga akhirnya mengalami kerusakan total.
Kepala Desa Plosogaden, Sutarno menjelaskan, bahwa berkat mitigasi dini yang dilakukan pihak desa dan kesadaran masyarakat sejak gejala kerusakan awal muncul, risiko fatal dapat dihindari. Warga sebelumnya telah berinisiatif memindahkan kendaraan roda empat ke dusun sebelah, serta membatasi muatan kendaraan roda dua secara berkala.
"Jembatan ini satu-satunya akses keluar masuk warga Dusun Banjaran. Struktur bangunan lama, tidak ada tulangan besi. Beruntung berkat antisipasi bersama sejak awal, saat ambruk tidak ada korban jiwa," pungkas Sutarno. (Adt;Istw;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook