Sinergi Hati dan Teknologi; IPSM Jateng Perkuat Langkah Strategis
Ket [Foto]: Sinergi Hati dan Teknologi; IPSM Jateng Perkuat Langkah Strategis

Sinergi Hati dan Teknologi; IPSM Jateng Perkuat Langkah Strategis

Semarang, MediaCenter - Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam pelayanan sosial yang tak tergantikan oleh mesin. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat provinsi yang digelar di Aula Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, para pimpinan IPSM se-Jawa Tengah merumuskan langkah besar guna memperkuat eksistensi organisasi di era digital.

Ketua IPSM Provinsi Jawa Tengah, Bambang Edy Wahono, menekankan pentingnya kekuatan jaringan dan pengakuan otoritas.

"Pengabdian kita harus didukung advokasi jejaring yang kuat. Kami telah memperkuat hubungan strategis dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta membangun kolaborasi aktif dengan Sentra-Sentra Kemensos (Kartini, Margo Laras, Antasena, dan Satria) guna memastikan akses bantuan sosial semakin cepat dan tepat sasaran," tandasnya.

Rebranding dan Pusat Diklat: Strategi "Jual Diri" PSM

Kabid Pemberdayaan Sosial (Dayasos) Dinsos Provinsi Jateng, Adoniati Meyria Widaningtyas Haripangesti, dalam arahannya memberikan motivasi besar mengenai masa depan organisasi. Ia menekankan perlunya strategi "jual diri" melalui rebranding untuk meningkatkan citra positif PSM di mata publik.

"Kita harus melakukan rebranding organisasi secara masif untuk meningkatkan citra positif PSM, yang puncaknya akan kita rayakan pada HUT PSM di Kabupaten Brebes mendatang. Sebagai bentuk dukungan nyata, kami mengoptimalisasi Bidang Dayasos Dinsos Provinsi Jawa Tengah sebagai Pusat Diklat (Pusat Pelatihan) bagi relawan sosial guna menjamin kualitas SDM yang unggul," tutur Adoniati.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran manusia di tengah gempuran teknologi. "Meskipun kecerdasan buatan (AI) dapat membantu efisiensi data, nilai empati tetap menjadi domain mutlak relawan. Sinergi antar wilayah dan dukungan instansi vertikal adalah kunci agar kehadiran PSM benar-benar dirasakan sebagai solusi nyata bagi masyarakat," imbuhnya, sembari menginformasikan peluang bagi kader PSM untuk mengisi 67 kekosongan posisi TKSK di Jawa Tengah.

Implementasi di Kabupaten Temanggung

Ketua IPSM Kabupaten Temanggung, Setyo Sumaryanto, menyatakan kesiapannya untuk membawa visi "Sinergi Hati dan Teknologi" ke daerahnya.

"Hasil rakor ini menjadi mandat bagi kami di Temanggung. Fokus kami adalah penguatan data melalui teknologi, tanpa meninggalkan kearifan lokal, serta mempercepat regenerasi relawan muda agar PSM tetap relevan," ungkap Setyo, yang juga merupakan sekretaris IPSM Propinsi Jawa Tengah.

Rapat koordinasi ini menjadi titik balik bagi IPSM Jawa Tengah untuk bertransformasi menjadi organisasi yang lebih modern, profesional, namun tetap mengedepankan sisi humanis dalam setiap aksi pengabdiannya. (Sty;Ekp)

Sinergi Hati dan Teknologi; IPSM Jateng Perkuat Langkah Strategis
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook