30 Tahun Grasindo, Agus Gondrong: Bukti Pemuda Kledung Mandiri Lewat Pelestarian Alam
Ket [Foto]: 30 Tahun Grasindo, Agus Gondrong: Bukti Pemuda Kledung Mandiri Lewat Pelestarian Alam

30 Tahun Grasindo, Agus Gondrong: Bukti Pemuda Kledung Mandiri Lewat Pelestarian Alam

Temanggung, MediaCenter - Bupati Agus Setyawan memberikan apresiasi kepada Gerakan Remaja Anak Sindoro (Grasindo) yang telah konsisten menjaga kelestarian Gunung Sindoro selama tiga dekade. Di bawah guyuran hujan yang membasahi Lapangan Desa Kledung, Kamis (30/4/2026), ia menilai kiprah Grasindo menginspirasi para pengelola basecamp jalur pendakian lainnya agar pemberdayaan dan tanggung jawab pelestarian lingkungan berada di tangan masyarakat setempat.

"Saya ucapkan apresiasi, terima kasih yang luar biasa kepada teman-teman Grasindo yang selama ini sudah menjaga Gunung Sindoro. Apa yang dikerjakan teman-teman Grasindo menjadi inspirasi di banyak tempat, khususnya teman-teman yang ada di Basecamp Sumbing, Basecamp Prau," ujarnya.

Ia lantas menceritakan sejarah singkat Grasindo yang berawal dari keprihatinan warga Desa Kledung pada tahun 1980-an. Kala itu, pendakian belum tertata dan warga desa dengan tangan terbuka mempersilakan para tamu pendaki untuk beristirahat di rumah-rumah mereka. Semangat melayani tamu atau subyo-subyo inilah yang kemudian berkembang menjadi organisasi resmi pada tahun 1996.

"Grasindo sudah betul-betul bisa memberdayakan para pemuda-pemudi di Desa Kledung. Ini juga menjadi bentuk keramahtamahan kita dalam melayani tamu sesuai adat istiadat," lanjutnya.

Tak lupa, Bupati yang akrab disapa Agus Gondrong ini, memberikan bibit pohon sebagai bentuk ikhtiar untuk menjaga alam. Sebuah oleh-oleh kecil yang selalu ia bawa di setiap acara sebagai pengingat bagi warga Kabupaten Temanggung agar terus menjaga kelestarian ekosistem.

"Hanya kita yang bisa menjaga. Tidak bisa mengandalkan orang lain, tapi harus kita. Kesadaran akan menjaga alam ini menjadi sangat penting untuk mencegah bencana," pesan Agus Gondrong.

Senada dengan hal itu, Ketua Grasindo, Riyan Indra Prayudha menjelaskan, bahwa momen tiga dekade ini mengangkat tema "Jejak Alam, Nafas Budaya, dan Arah Sejahtera". Tema tersebut dimaknai sebagai refleksi atas pengabdian panjang organisasi kepada masyarakat.

"Momen ini kami maknai sebagai simbol berbagai kegiatan yang telah kami lakukan dalam mengabdi kepada masyarakat. Semoga kebersamaan ini memperkuat kolaborasi dalam mencapai satu tujuan bersama yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negeri," kata Riyan. (Adt;Istw;Ekp)

30 Tahun Grasindo, Agus Gondrong: Bukti Pemuda Kledung Mandiri Lewat Pelestarian Alam
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook