Ket [Foto]: PADI 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Regenerasi Petani Unggul dan Swasembada Pangan
PADI 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Regenerasi Petani Unggul dan Swasembada Pangan
Temanggung, MediaCenter – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) Tahun 2026 dengan tema "Mewujudkan Regenerasi Petani Unggul dan Akselerasi Swasembada Pangan Melalui Inovasi Pertanian Berkelanjutan", tanggal 23 - 27 April 2026 di Agro Center Soropadan, Kabupaten Temanggung.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defrancisco Dasilva Tavares menyampaikan, tema tahun ini merupakan respons atas tantangan sektor pertanian saat ini dan masa depan, khususnya dalam menjembatani kesenjangan antara petani senior dengan generasi milenial dan generasi Z.
"Kami ingin memastikan regenerasi petani berjalan nyata. Dengan pendekatan smart farming dan pemanfaatan teknologi, seperti Internet of Things (IoT), generasi muda tidak hanya tertarik, tetapi juga siap menjadi pelaku utama pertanian yang inovatif dan berdaya saing," ujarnya di sela-sela pembukaan, Kamis (23/4/2026).
Sebagai provinsi dengan peran strategis di sektor pertanian, Jawa Tengah terus berkomitmen menerapkan teknologi modern. Kegiatan PADI tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga sarana edukasi masyarakat dalam mengenal dan mengadopsi teknologi pertanian yang lebih presisi, efisien, produktif, dan berkelanjutan.
127 Stan dan Rangkaian Kegiatan Meriah
Acara ini melibatkan 127 stan yang terdiri dari perusahaan mitra, Perangkat Daerah (PD), pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, pelajar SMA/SMK, UMKM, KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan), serta berbagai komunitas pertanian lainnya.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan, antara lain pameran inovasi pertanian, PADI book fair, job fair dengan partisipasi sedikitnya 15 perusahaan, termasuk perusahaan asing, talk show bersama Wakil Menteri Pertanian, seni budaya, Gerakan Pangan Murah, lomba tembakau, lomba barista V60, kontes domba, coaching clinic peternakan dan Agro Berselawat.
Defrancisco Dasilva Tavares menambahkan, melalui PADI 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap terbangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus memperkokoh posisi Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.
"Regenerasi petani adalah kunci utama menjawab tantangan ke depan. Kami optimistis dengan semangat kolaborasi dan inovasi, sektor pertanian Jateng akan semakin maju dan berdaya saing global," tandasnya. (Aiz;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook