Ket [Foto]: Kemensos Datangi Azril, Salurkan Bantuan dan Pendampingan
Kemensos Datangi Azril, Salurkan Bantuan dan Pendampingan
Temanggung, MediaCenter – Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI merespons cepat kasus Azril Putra Priyono (6), bocah asal Desa Gandulan, Kecamatan Kaloran, Temanggung, yang sempat viral, karena bermain di pabrik arang kayu. Bantuan dan pendampingan disalurkan pada Jumat (17/4/2026).
Pekerja Sosial Madya, Ambarina Murdiati dari Sentra Terpadu Kartini Temanggung menyampaikan, bantuan diberikan setelah tim sosial melakukan asesmen. Tiga anggota keluarga penerima manfaat meliputi Azril, ibunya, dan kakeknya.
Azril mendapat perlengkapan sekolah, alat peraga edukatif, serta tambahan nutrisi, seperti susu dan camilan. Ibunya, Prihati (43), menerima perlengkapan tidur, kebutuhan dapur, dan dukungan nutrisi. Sementara sang kakek mendapatkan tiga ekor kambing betina lengkap dengan kandang, keranjang, dan sabit rumput sebagai bantuan pemberdayaan.
"Harapannya, bantuan ini mendorong kemandirian keluarga. Kambing bisa berkembang menjadi sumber penghasilan," ujar Ambarina.
Selain bantuan, Kemensos juga mengintensifkan pendampingan. Perangkat desa dan pendamping sosial dilibatkan untuk mengadvokasi hak-hak keluarga. Saat ini, keluarga Azril sudah terdaftar sebagai penerima BPJS PBI. Ke depan, mereka diupayakan mendapat akses Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
"Ada mainan, buku, tas, alat belajar. Kakek senang punya kambing, ibu bisa tidur di kasur," ucapnya dengan penuh gembira.
Ia berjanji rajin belajar agar cita-citanya menjadi tentara tercapai.
Ibu Azril, Prihati, menjelaskan, anaknya kerap berada di lingkungan kerja, karena tak ada yang menjaga di rumah.
"Pulang sekolah langsung ke tempat saya bekerja. Di rumah tidak ada orang," tuturnya.
Ia mengkonfirmasi, bahwa video yang viral merupakan rekaman lama, sekitar setahun lalu, saat Azril ikut membantu membayar cicilan. Prihati bersyukur atas bantuan yang diberikan.
"Alhamdulillah sangat membantu. Terima kasih Kemensos yang sudah peduli dan meringankan beban kami," ujarnya.
Intervensi ini menjadi bukti kehadiran negara dalam merespons cepat persoalan sosial, serta memastikan perlindungan dan masa depan anak tetap terjaga. (Aiz;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook