Pendopo Rumah Dinas Bupati Temanggung Dipenuhi Pemilah Sampah Non Organik, Ada Apa?
Ket [Foto]: Pendopo Rumah Dinas Bupati Temanggung Dipenuhi Pemilah Sampah Non Organik, Ada Apa?

Pendopo Rumah Dinas Bupati Temanggung Dipenuhi Pemilah Sampah Non Organik, Ada Apa?

Temanggung, MediaCenter - Bupati Agus Setyawan mengapresiasi dedikasi para pemulung yang tergabung dalam Persatuan Pemilah Sampah Non Organik (PPSNO) TPA Sanggrahan. Ia merasa belum berbuat banyak, jika dibandingkan dedikasi mereka menjaga kebersihan kota setiap harinya.

?"Kulo niku dereng ngopo-ngopo (saya belum melakukan apa-apa). Sing sampun ngopo-ngopo nggih jenengan niku. Perjuangan jenengan di persampahan itu luar biasa," ujar Agus Setyawan dalam acara buka puasa bersama 90 anggota PPSNO di Pendopo Pengayoman, Selasa (17/3/2026).

Bupati menegaskan, para anggota PPSNO yang didominasi perempuan paruh baya ini adalah tamu kehormatan. Mereka berasal dari berbagai desa di Kecamatan Kranggan, antara lain Desa Sanggrahan, Pendowo, Klepu, Gentan, hingga Kramat. Kontribusi mereka sangat vital di TPA Sanggrahan, namun sering kali luput dari perhatian publik.

"Tamu kehormatan Pemkab Temanggung nggih bapak, ibu semuanya. Kadang orang tidak menghitung perjuangan jenengan, tapi sebenarnya perjuangan jenengan soal persampahan itu luar biasa. Saestu, matur nuwun sudah membantu masyarakat Temanggung," ujar Agus.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Temanggung, Dwi Sukarmei, mengungkapkan volume sampah yang masuk ke TPA Sanggrahan kini mencapai sekitar 120 ton per hari.

Dari jumlah itu, sekitar 47 persen merupakan sisa makanan, kayu, dan bahan organik lainnya. Disusul sampah plastik dengan persentase sekitar 20 persen.

"Sebanyak 90 anggota PPSNO ini ikut berperan agar TPA Sanggrahan tidak cepat penuh," ungkapnya. (Adt;Istw;Ekp)

Pendopo Rumah Dinas Bupati Temanggung Dipenuhi Pemilah Sampah Non Organik, Ada Apa?
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook