Ket [Foto]: Percepat Pembangunan KDMP di Temanggung, 23 Lokasi Sudah Rampung
Percepat Pembangunan KDMP di Temanggung, 23 Lokasi Sudah Rampung
Temanggung, MediaCenter - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Temanggung menunjukkan progres positif. Program Strategis Nasional (PSN) ini terus berjalan dan bahkan telah ada 23 lokasi pembangunan KDMP telah rampung dari total 289 titik yang ditargetkan di seluruh wilayah Kabupaten Temanggung.
Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf. Hermawan Adi Nugroho menyampaikan, progres pembangunan KDMP di Temanggung menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Dari total target yang ada, 272 titik telah masuk dalam portal pemetaan progres pembangunan, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
“Dari total target 289 titik di Temanggung, saat ini, 272 titik sudah masuk dalam portal pemetaan progres. Sebagian sudah selesai, sebagian lainnya masih dalam proses pembangunan,” jelasnya, Senin (16/3/2026).
Dandim menyampaikan, percepatan pembangunan KDMP di Temanggung tidak lepas dari tantangan kondisi geografis wilayah yang berada di kawasan pegunungan, tepatnya di antara Gunung Sumbing dan Sindoro. Banyak lokasi pembangunan berada di lahan tegalan bertingkat, maupun lereng, sehingga memerlukan proses cut and fill, serta pengurukan sebelum pembangunan fisik dapat dilakukan.
Selain itu, sejumlah desa juga masih menyiapkan lahan yang harus memenuhi standar luas sekitar 600 meter persegi sesuai ketentuan program.
“Karena kondisi wilayah Temanggung sebagian besar berada di lereng pegunungan, proses penyiapan lahan membutuhkan waktu. Namun, secara umum progres pembangunan terus berjalan dan dikejar agar segera selesai,” tandasnya.
Program KDMP sendiri merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan koperasi modern yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu KDMP yang telah selesai dibangun berada di Desa Badran, Kecamatan Kranggan.
Kepala Desa Badran, Nopirmansyah mengatakan, pembangunan KDMP di desanya telah rampung sejak Januari lalu dan siap difungsikan setelah peresmian nasional yang dijadwalkan pada 30 Maret mendatang.
“Setelah peresmian nanti, gerai-gerai di KDMP akan mulai diisi. Kami berharap, keberadaan KDMP dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus menjadi wadah pemasaran produk UMKM desa,” harapnya.
Di dalam KDMP, nantinya tersedia berbagai gerai kebutuhan masyarakat, seperti sarana pertanian, beras, sembako, minyak goreng, hingga kebutuhan konsumsi lainnya, sehingga dapat menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.
Melalui program KDMP, ia optimistis keberadaannya akan menjadi motor penggerak ekonomi desa, sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM lokal di daerah. (Aiz;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook