Ket [Foto]: Stasiun Klimatologi Jateng, ?Prediksi Musim Kemarau Wilayah Jateng Tahun 2026
Stasiun Klimatologi Jateng, ?Prediksi Musim Kemarau Wilayah Jateng Tahun 2026
?Temanggung, Media Center - Stasiun Klimatologi Jawa Tengah sebagai Unit Pelaksana Teknis BMKG di Provinsi Jawa Tengah setiap tahun menerbitkan Buku Prediksi Musim Hujan dan Prediksi Musim Kemarau daerah Provinsi Jawa Tengah. Buku Prediksi Musim Hujan diterbitkan setiap bulan September dan Prediksi Musim Kemarau setiap bulan Maret.
?
?Kepala Stasiun Klimatologi (BMKG) Jawa Tengah, Goeroeh Tjiptanto, Senin (16/3/2026) mengatakan, berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, serta memperhatikan perkembangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer regional, maupun global yang sedang berlangsung, serta kecenderungan yang dapat mempengaruhi kondisi iklim di Jawa Tengah, dengan ini disampaikan:
?
?1. Fenomena ENSO menunjukkan kondisi Netral dengan indeks -0.28. ENSO Netral diprediksi akan bertahan pada Semester I tahun 2026. Terdapat peluang El Niño mulai awal Semester II tahun 2026. IOD (Indian Ocean Dipole) menunjukkan kondisi Netral dan akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2026. Anomali suhu permukaan laut perairan Indonesia periode Maret hingga Agustus 2026, diprediksi akan didominasi oleh Normal hingga anomali positif (lebih hangat) dengan kisaran nilai +0.5 hingga +2.0 °C. Monsun Australia diprediksi akan dominan mulai Mei 2026.
?
?2. Awal Musim Kemarau Tahun 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya diprediksi terjadi pada bulan Mei 2026. Awal Musim Kemarau paling awal terjadi pada bulan April Dasarian I (Awal April 2026) yang meliputi: Kabupaten Rembang dan Kepulauan Karimun Jawa; sebagian besar wilayah Kabupaten Pati, dan Jepara; sebagian kecil wilayah Kabupaten Demak dan Blora.
?
Sedangkan yang paling akhir pada bulan Juni Dasarian II (Pertengahan Juni 2026) meliputi: Sebagian wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara; Sebagian kecil wilayah Kabupaten Brebes, Tegal, Pemalang, dan Kebumen. Jika dibandingkan dengan normalnya umumnya diprediksi maju hingga sama dengan normalnya. Untuk sifat hujannya umumnya Bawah Normal. Sedangkan untuk puncak musim umumnya terjadi di bulan Agustus 2026.
?
?3. Durasi/ Panjang Periode Musim Kemarau Tahun 2026 umumnya 16-18 dasarian (± 5-6 bulan), dengan durasi terpanjang 25-27 dasarian (± 8-9 bulan) yang meliputi wilayah: Sebagian kecil wilayah Kabupaten Pati dan Rembang. Dibandingkan dengan Klimatologisnya, maka Panjang Musim Kemarau 2026 umumnya lebih panjang 1 (satu) sampai 3 (tiga) dasarian.
?
?4. Memasuki masa transisi dari musim Hujan ke musim Kemarau dihimbau kepada masyarakat untuk Waspada Potensi Cuaca Ekstrem, seperti petir, angin kencang, puting beliung, serta hujan lebat dengan waktu singkat yang berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi lainnya. Masyarakat dihimbau tetap waspada dan antisipatif terhadap dampaknya. (Fir;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook