Perkuat Peran Puskesos, Dinsos Jateng Dorong PSM Temanggung Jadi ‘Dokter Sosial’ di Kecamatan Berdaya
Ket [Foto]: Perkuat Peran Puskesos, Dinsos Jateng Dorong PSM Temanggung Jadi ‘Dokter Sosial’ di Kecamatan Berdaya

Perkuat Peran Puskesos, Dinsos Jateng Dorong PSM Temanggung Jadi ‘Dokter Sosial’ di Kecamatan Berdaya

Temanggung, MediaCenter – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas bagi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sebagai motor penggerak Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) menuju “Kecamatan Berdaya”. Acara yang berlangsung di Aula Dinsos Kabupaten Temanggung, Rabu (11/3/2026), menekankan pentingnya peran PSM dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat rentan.

Kepala Dinsos Temanggung, Umi Lestari Nurjanah, dalam paparannya menegaskan, bahwa PSM harus memposisikan diri sebagai ‘Dokter Sosial’.

"PSM tidak hanya sekadar mendampingi, tetapi harus melakukan deep assessment dan quick assessment dalam menangani setiap permasalahan sosial di masyarakat," ujarnya.

Umi Lestari juga mengingatkan, bahwa meski bekerja secara filantropi tanpa honor, peran PSM telah diakui secara hukum melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 dan Permensos Nomor 10 Tahun 2019.

Tugas utama mereka adalah memediasi, menjembatani akses, dan mengambil inisiatif dalam program kesejahteraan sosial.

Salah satu tantangan besar yang mengemuka dalam pertemuan ini adalah, adanya 41.700 warga di Kabupaten Temanggung yang tereliminasi dari kepesertaan BPJS PBI.

Menanggapi hal tersebut, Dinsos Temanggung berkomitmen melakukan langkah reaktivasi dan pemutakhiran data secara rutin setiap tiga bulan sekali.

Koordinator Puskesos Jawa Tengah, Ribut Muspiadi menjelaskan, bahwa sejak 2018, Puskesos telah dirancang sebagai bagian dari Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) sesuai Permensos Nomor 15 Tahun 2018.

“Temanggung merupakan pionir sejak 2021. Saat ini sudah ada 2.702 Puskesos di seluruh Jawa Tengah yang siap mendukung program Kecamatan Berdaya di bawah koordinasi Camat,” jelas Ribut.

Puskesos sendiri dikelola oleh perangkat desa sebagai sekretaris, dengan front office dan back office yang melibatkan PSM, Kader PKK, Karang Taruna, dan Posyandu, di bawah supervisi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Membangun Kemandirian

Melalui program, seperti pendampingan Lansia, Disabilitas, RPPA, hingga Taruna Karya Mandiri, Puskesos diharapkan mampu merangkul warga yang selama ini tidak percaya diri menyampaikan keluhannya kepada pemerintah.

Kegiatan ini ditutup dengan pesan kuat mengenai dedikasi sosial: "Bantuan itu Sementara, Berdaya Selamanya."

Meskipun menghadapi kendala penganggaran dan keterbatasan penguasaan teknologi, para penggerak sosial diharapkan tetap ikhlas dan inovatif dalam mengedukasi masyarakat. (Sty;Ekp)

Perkuat Peran Puskesos, Dinsos Jateng Dorong PSM Temanggung Jadi ‘Dokter Sosial’ di Kecamatan Berdaya
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook