Ket [Foto]: DKPPP Temanggung Dorong Bulog Percepat Penyerapan Gabah Petani
DKPPP Temanggung Dorong Bulog Percepat Penyerapan Gabah Petani
Temanggung, Media Center - Potensi panen padi di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mulai panen tahun ini yang bulan Februari 2026 sebanyak 17.600 hektare dengan produktifitas 6 ton per hektare.
Dengan dimulainya musim panen, Pemkab Temanggung mendorong agar Bulog Cabang Magelang mempercepat penyerapan gabah, maupun beras guna menjaga stabilitas harga dan juga peningkatan kesejahteraan petani.
"Target di kami LTT atau Luas Tambah Tanam itu ada 17 ribu hektare luas tanamnya, hingga akhir tahun nanti, untuk luas panennya juga segitu," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Temanggung, Joko Budi Nuryanto, Senin (23/2/2026).
Ia mengatakan, luas panen tersebut tersebar di beberapa kecamatan yang banyak panen, seperti Kecamatan Kedu, Pringsurat, Kranggan, Ngadirejo, dan Parakan
"Dengan dimulainya musim panen ini, penyerapan agar petani mendapat harga yang layak, sekaligus memastikan kelangsungan produksi pangan untuk menjaga ketersediaan stok beras di Temanggung, maupun nasional," lanjutnya.
Pimpinan Cabang Bulog Magelang, Ihsan Sura Adilaga memastikan penyerapan gabah dilakukan langsung dari petani untuk memotong rantai tengkulak, yakni dengan harga beli Rp 6.500 per kilogram Gabah Kering Panen (GKP) dan Rp 12.000 per kilogram untuk beras.
"Kami dari Bulog selalu siap untuk menyerap gabah petani dengan harga yang sudah ditentukan pemerintah, yaitu Rp 6.500, selagi daerah Temanggung ini panen bisa hubungi kami, dari Bulog akan jemput sesuai dengan harga ketentuan pemerintah," ungkapnya.
Ia menyebutkan, hingga Februari 2026, Bulog Cabang Magelang telah menyerap delapan ribu ton gabah, dari total target 56.000 ton tahun ini.
"Serapan itu tersebar di wilayah kerja kami, yakni Kabupaten Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Kebumen dan Magelang," pungkasnya. (Fir;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook