Ket [Foto]: Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Temanggung Terjunkan 250 Personel
Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Temanggung Terjunkan 250 Personel
Temanggung, Media Center - Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah memulai Operasi Keselamatan Candi 2026 dengan menerjunkan 250 personel yang terdiri dari Polres Temanggung, Kodim 0706/Temanggung, Dishub dan Satpol PP.
Kasat Lantas Polres Temanggung, AKP Yosra Meidicta Mandung usai gelar pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di Halaman Mapolres, Senin (2/2/2026) mengatakan, operasi yang mengusung tema "Polda Jateng Hadir untuk Masyarakat Patuh demi Mewujudkan Kamseltibcarlantas" ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.
"Apel gelar pasukan ini bukan sekadar seremonial, melainkan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana guna memastikan sinergi antar unsur terkait berjalan maksimal demi keberhasilan operasi," katanya.
Menurutnya, dalam pelaksanaannya Operasi Keselamatan Candi 2026 mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara represif terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan.
"Penindakan akan difokuskan pada penggunaan teknologi ETLE statis, maupun mobile, serta pemberian blangko teguran," lanjutnya.
Adapun sejumlah sasaran prioritas operasi meliputi pelanggaran kasat mata, seperti penggunaan knalpot brong, balap liar, pengendara di bawah umur, melawan arus, hingga penggunaan ponsel saat berkendara.
Waka Polres Temanggung, Kompol Ana Setiyarti memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran untuk tetap menjaga etika dalam bertugas.
"Saya ingatkan kepada seluruh anggota, berikan pelayanan terbaik. Kehadiran kita adalah untuk melayani masyarakat dengan cara-cara yang humanis dan sopan. Hindari ucapan atau tindakan yang menyakiti hati masyarakat, serta jauhi tindakan kontra produktif yang dapat mencoreng citra Polri," tegasnya.
Wakapolres menandaskan, operasi ini merupakan momentum penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di wilayah Temanggung, yakni melalui edukasi yang intensif, kesadaran masyarakat akan meningkat bukan karena takut akan sanksi, melainkan karena butuh akan keselamatan.
"Melalui Operasi Keselamatan Candi 2026 ini, kami mengajak seluruh masyarakat Temanggung untuk bersama-sama menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman. Sinergi antara petugas dan kepatuhan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan operasi ini," tandasnya. (Fir;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook