Tinjau
Ket [Foto]: Tinjau "Sekolah Kalih Ngaji", Ini Kata Bupati Agus Setyawan

Tinjau "Sekolah Kalih Ngaji", Ini Kata Bupati Agus Setyawan

Temanggung, MediaCenter - Pemerintah Kabupaten Temanggung menjalankan program percontohan "Sekolah Kalih Ngaji" di 100 SD negeri yang tersebar di seluruh kecamatan. Program ini ditujukan untuk mendukung penguatan kemampuan Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) bagi siswa Muslim.

Bupati Agus Setyawan meninjau pelaksanaan program tersebut di SD Negeri Tanjungsari, Kecamatan Tlogomulyo, Selasa (20/10/2026). Menurutnya, program ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung pembentukan karakter peserta didik, sekaligus meningkatkan kemampuan BTQ sesuai kebutuhan masing-masing siswa.

"Ini salah satu ikhtiar kita bersama agar anak-anak tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan baca-tulis Al-Qur'an yang baik. Harapan kita, para murid Muslim minimal sudah hafal Juz Amma saat lulus kelas 6 SD nanti," ujar Agus.

Ia menegaskan, program "Sekolah Kalih Ngaji" tidak dimaksudkan untuk menggantikan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, maupun menambah beban kurikulum sekolah. Namun dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan dan pembiasaan keagamaan bagi siswa Muslim.

Sejak diluncurkan pada akhir Juli 2026, program ini telah diterapkan di 100 SD negeri percontohan. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Temanggung bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Temanggung dengan melibatkan guru ngaji kampung, ustaz dan ustazah TPQ, maupun Madin, serta tokoh agama setempat.

"Terkait biaya, mohon jangan menambahi beban. BAZNAS mendukung sebesar Rp 500 ribu per bulan untuk para guru ngaji yang terlibat. Jangan sampai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan justru memberatkan wali murid," pesannya.

Sementara itu, guru ngaji TPQ yang mendampingi siswa di SDN Tanjungsari, Nur Laila, mengatakan kegiatan dilakukan setiap Senin hingga Kamis. Materi yang diberikan meliputi baca tulis Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid, hafalan surat-surat pendek, serta pembiasaan ibadah praktis.

"Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam membaca Al-Qur'an, maupun memahami bacaan salat. Alhamdulillah, program ini membantu anak-anak lebih terarah dalam belajar mengaji," katanya. (Adt;Istw;Ekp)

Tinjau "Sekolah Kalih Ngaji", Ini Kata Bupati Agus Setyawan
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook