BNNK Temanggung Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar Melalui MPLS
Ket [Foto]: BNNK Temanggung Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar Melalui MPLS

BNNK Temanggung Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar Melalui MPLS

Temanggung, MediaCenter -  Pemerintah Kabupaten Temanggung terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui edukasi yang diberikan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung kepada peserta didik baru SMA Negeri 1 Temanggung dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026).

Kepala BNNK Temanggung, AKBP Sharlin Tjahaja Frimer Arie, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi kebijakan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia yang menempatkan anak dan remaja sebagai sasaran utama pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, pendidikan antinarkoba perlu diberikan sejak dini agar para pelajar memiliki pemahaman yang baik mengenai bahaya narkoba, sekaligus mampu membangun ketahanan diri.

"Program antinarkoba dimulai dari usia anak. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan menyongsong Indonesia Emas 2045. Melalui edukasi sejak awal, kami ingin membentuk karakter anak-anak agar berani mengatakan tidak terhadap narkoba," ujar Sharlin.

Ia menjelaskan, selain memperoleh materi mengenai bahaya narkoba, para peserta didik juga didorong menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dengan mengajak teman sebaya menjauhi penyalahgunaan narkotika.

Upaya tersebut diperkuat melalui implementasi Integrasi Kurikulum Antinarkoba (IKAN) yang dilaksanakan BNN bekerja sama dengan Dindikpora dan satuan pendidikan di Kabupaten Temanggung.

Sharlin menegaskan, bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba kini dapat menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar. Karena itu, pendekatan preventif melalui edukasi dinilai menjadi langkah yang harus terus diperkuat.

"Yang kami kedepankan adalah pencegahan. Semakin dini anak-anak memahami bahaya narkoba, semakin besar peluang mereka memiliki keberanian untuk menolak ketika mendapat ajakan atau pengaruh dari lingkungan," tandasnya.

Selain sosialisasi di sekolah, BNNK Temanggung juga menjalankan berbagai program pencegahan, di antaranya pembentukan Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) melalui Satgas Antinarkoba, pembentukan Saka Anti Narkotika, serta inovasi Sindoro (Sinau Podo Moro BNN) yang mengajak pelajar belajar langsung di kantor BNNK mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

BNNK Temanggung juga mengembangkan inovasi Sumbing (Disulu lan Dibimbing) yang berfokus pada penguatan komunikasi antara orang tua dan anak. Program tersebut lahir dari hasil asesmen yang menunjukkan, bahwa lemahnya komunikasi dalam keluarga menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kerentanan remaja terhadap penyalahgunaan narkoba.

Melalui sinergi antara BNNK, pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga, diharapkan terbangun lingkungan pendidikan yang aman, sehat, serta mampu melahirkan generasi muda Temanggung yang berkarakter, tangguh, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. (Aiz;Ekp)

BNNK Temanggung Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar Melalui MPLS
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook