Ket [Foto]: Asah Keahlian Racik Kopi, Warga Binaan Siap Tapaki Dunia Kerja
Asah Keahlian Racik Kopi, Warga Binaan Siap Tapaki Dunia Kerja
Temanggung, Media Center - Sebagai upaya pembinaan kemandirian, warga binaan di Rutan Kelas IIB Temanggung, Jawa Tengah mendapat pelatihan barista guna meningkatkan keterampilan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan masa pidana.
Pelatihan ini merupakan bentuk pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan, sehingga warga binaan memiliki bekal kompetensi yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.
Kepala Rutan Kelas llB Temanggung, Hendra Prastya Nugraha, Selasa (7/7/2026) mengatakan, dalam pelatihan tersebut para peserta mendapatkan materi dan praktik mengenai teknik meracik berbagai jenis minuman kopi, mulai dari espresso, latte art, hingga aneka minuman berbasis susu dengan berbagai varian rasa.
"Pelatihan barista ini tujuannya untuk menjadi bekal nantinya bagi warga binaan kami, ketika nanti mereka bebas, mereka punya keterampilan dan keahlian yang kami bekali dari Rutan Temanggung ini. Nantinya, bisa bermanfaat ketika mereka nanti kembali ke masyarakat setelah bebas nanti," tuturnya.
Ia menambahkan, tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, pelatihan ini juga memberikan pembelajaran tentang manajemen kafe, pelayanan pelanggan, serta standar operasional dalam dunia usaha kedai kopi.
"Sebagai bentuk pengakuan atas keterampilan yang telah diperoleh, seluruh peserta yang menyelesaikan pelatihan juga menerima sertifikat yang dapat menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan di industri kopi dan kuliner," lanjutnya.
Sementara itu, salah seorang warga binaan, Denis Bastian, mengaku sangat senang dapat mengikuti pelatihan barista tersebut.
Menurutnya, pelatihan ini memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang bermanfaat sebagai bekal setelah bebas nanti. Ia berharap, ilmu yang diperoleh, mulai dari teknik meracik kopi hingga pelayanan pelanggan, dapat menjadi modal untuk bekerja di industri kopi atau bahkan membuka usaha sendiri, sehingga mampu membangun kehidupan yang lebih mandiri.
"Saya menilai lapangan pekerjaan untuk profesi barista ini sangat terbuka, di kota-kota yang ada di Pulau Jawa dan pulau lainnya, dengan keterampilan yang diberikan pihak Rutan Temanggung sekarang, ini menjadikan kesempatan yang bagus untuk saya, untuk mengembangkan minat saya menjadi seorang barista," tandasnya. (Fir;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook