Garis Finish Pensiun PNS; Bukti Tak Ada Jabatan Abadi
Ket [Foto]: Garis Finish Pensiun PNS; Bukti Tak Ada Jabatan Abadi

Garis Finish Pensiun PNS; Bukti Tak Ada Jabatan Abadi

Temanggung, MediaCenter - Ada pemandangan berbeda dari Upacara Pelepasan Purna Tugas Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung, yang digelar di Pendopo Jenar, Kamis (30/4/2026) pagi.

Suasana haru bercampur aduk menjadi satu, melalui pidato menyentuh Prasojo mewakili sebanyak 32 PNS yang telah memasuki masa purna tugas. Pun demikian dengan digelarnya prosesi Purna Praja Yudabrama untuk menghantar Agus Sarwono Kasatpol PP Damkar, mampu memantik isi hati yang terdalam.

Dengan terbata-bata, Prasojo yang hari ini terakhir menjabat sebagai Kepala BKPSDM menuturkan, dirinya telah lebih dari 39 tahun mengabdi kepada Pemkab Temanggung. Atas nama 32 orang purna tugas, ia meminta maaf setulus-tulusnya jika ada salah, khilaf, kekurangan selama bertugas dan memohon didoakan agar sisa umurnya menjadi barokah. Ia menyampaikan pula, bahwa tak ada yang abadi di dunia ini, termasuk pangkat dan jabatan, jika tiba saatnya purna, pastilah harus dilepas, harus rela dan ikhlas.

"Kami bersyukur, karena Alloh mengizinkan kami mengabdi sampai garis finish, karena tidak semua orang diberi nikmat sampai purna tugas, seperti empat teman kami yang telah dipanggil. Pensiun bukan berhenti mengabdi, purna tugas bukanlah akhir, tapi wisuda dari pengabdian untuk negara, lalu lanjut untuk masyarakat. Pangkat jabatan itu amanah sementara," ujarnya.

Usai menanggalkan seragam KORPRI kebanggaan ASN, ia mengajak rekan-rekannya untuk mengganti seragam dinas dengan baju ibadah. Memasuki masa purna harus lebih banyak fokus kepada akherat, dan senantiasa menjaga hati.

"Carilah akherat, maka dunia akan mengikutimu, tapi kalau kamu cari dunia, maka akherat akan meninggalkanmu.  Kejarlah dunia pasti tak dapat, kalaupun dapat pasti tak banyak, kalau pun banyak pasti tak puas, kalaupun puas pasti tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, kejarlah akherat pastilah dapat, sudah kau dapat pastilah banyak, sudah banyak pastilah puas dan sudah puas pastilah bertahan selama-lamanya. Akhir kata, kami pamit dengan ikhlas, ikhlas melepas, ikhlas mengembalikan amanah," katanya, disambut tepuk tangan meriah.

Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Kebakaran Satpol PP Damkar, Edi Irwanto menuturkan, pihaknya menggelar prosesi Purna Praja Yudabrama, bagi Kasatpol PP Damkar, Agus Sarwono sebagai penghormatan memasuki masa purna. Agus diberikan kalungan bunga oleh Bupati Agus Setyawan lalu berjalan melintasi barisan Satpol PP dengan seragam lengkap. Lalu melalui gulungan selang yang diletakkan mirip terowongan dengan semprotan air hingga ujung jalan gerbang kantor Setda disambut sang istri di atas kursi roda.

Suasana haru menyelimuti prosesi ini. Tak sedikit dari anak buah Agus meneteskan air matanya dan banyak berucap "Terimakasih komandan terbaik" sembari tangan kanan menghormat kepada pria berkumis tebal yang murah senyum itu. Agus beserta istri diiringi truk Satpol dan dinaikkan ke atas mobil Damkar diantar pulang kembali ke rumahnya di Pringsurat.

"Purna Praja Yudabrama, ini khusus untuk Pak Kasatpol PP Damkar yang masuk masa purna tugas, kita antar sampai rumah, kita haturkan kepada keluarga di Dusun Patran, Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat. Beliau sosok luar biasa, seorang bapak yang bisa mengayomi, bisa memberi petunjuk, bisa melindungi kami saat bertugas, maupun di kedinasan," tuturnya.(ary;ekp)

Garis Finish Pensiun PNS; Bukti Tak Ada Jabatan Abadi
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook