Ket [Foto]: Rumah Terapi Temanggung Jadi Harapan Baru Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Rumah Terapi Temanggung Jadi Harapan Baru Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Temanggung, MediaCenter - Mata Nadziroh (29) dan Indra Nur Iman (35), tampak berkaca-kaca menyaksikan anak semata wayangnya Kianzi Abayzomi (6), mendapat layanan di Ruang Fisio Terapi 1 Rumah Terapi Kabupaten Temanggung yang berhome base di Kantor Dinas Sosial, Senin (6/4/2026) siang.
Terlebih Abay, nama sapaan anaknya saat mendapat terapi oleh dua orang terapis ditunggui oleh Bupati Agus Setyawan dan Ketua TP PKK Panca Dewi Agus Setyawan. Mereka terlibat pembicaraan kecil, di mana Agus dan Panca Dewi memberi semangat kepada pasangan muda ini, sembari sesekali mengelus tubuh mungil Abay yang tergolek lemah.
Adanya Rumah Terapi di Temanggung ini menjadi penyemangat dan harapan baru bagi suami istri asal Desa Karangtejo, Kecamatan Kedu ini agar anaknya yang berkebutuhan khusus bisa membaik. Nadziroh berkeinginan kelak buah hatinya bisa bertumbuh kembang seperti layaknya anak-anak normal lainnya. Semangat itu pun tampak dari raut wajah Indra sang suami.
"Terkait kondisi anak kami sudah tahu dari lahir, karena diberitahu sama dokternya. Dulu itu perkembangannya kurang, tidak seperti anak-anak lainnya, terus ada kejang juga. Sampai umur enam tahun, Abay belum bisa jalan, baru bisa tengkurap saja, belum bisa bicara juga," ujarnya.
Mereka mengaku telah berikhtiar lama dalam beberapa tahun ini. Sebelumnya, Abay menjalani terapi di Sentra Terapi Kartini dan sekarang ia tambah bersemangat dengan adanya Rumah Terapi Temanggung.
"Alhamdulillah, pelayanannya bagus sekali. Memang harapan kami selaku orang tua yang punya anak seperti ini ada tempat terapi. Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Temanggung," tuturnya.
Indra Nur Iman menceritakan, bahwa perjuangan bersama istri sudah kemana-mana. Terapi di luar kota pun pernah dijalaninya demi Abay buah cinta mereka. Maka, dengan adanya Rumah Terapi Temanggung, ia kini tak harus keluar kota lagi untuk menjalani terapi bagi Abay, terlebih layanan di sini gratis, sehingga meringankan bebannya.
"Sebelumnya pernah di Karyadi (RS dr. Karyadi Semarang), RSUD, di Sentra, di PKU Muhammadiyah, terapinya rutin. Adanya Rumah Terapi ini yang jelas sangat membantu, karena anak berkebutuhan khusus seperti Abay memang membutuhkan layanan terapi untuk tumbuh kembangnya. Kami berharap, Rumah Terapi terus ada dan berkembang menjadi rumah bagi anak-anak spesial," harapnya. (Ary;Istw;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook