Siap Menempuh Hidup Baru, Semangat Entargo Pensiun: Jangan Nglokro!
Ket [Foto]: Siap Menempuh Hidup Baru, Semangat Entargo Pensiun: Jangan Nglokro!

Siap Menempuh Hidup Baru, Semangat Entargo Pensiun: Jangan Nglokro!

Temanggung, MediaCenter - Sebanyak 33 ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung yang memasuki masa purna per tanggal 1 April 2026 dilepas oleh Sekda Tri Winarno di Pendopo Jenar, Kantor Bupati Temanggung. Hal itu sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara hingga akhir masa tugasnya.

Dari 33 ASN yang purna, salah satunya adalah Entargo Yutri Wardono, yang hari ini terakhir menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung. Tak terasa, pria kelahiran 17 Maret 1966 ini akan melepaskan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pejabat eselon II di Pemkab Temanggung. Namun, ia mengaku tetap bersemangat dan tidak akan nglokro (kurang semangat_red) setelah kembali kepada masyarakat dan keluarganya tanpa embel-embel jabatan kepala dinas.

Bagi alumni SMA Negeri 1 Temanggung ini, jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab. Lagi pula, ia sadar betul, bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi, semua adalah titipan Alloh SWT. Apa yang ada dalam genggaman bila tiba saatnya diminta oleh Yang Maha Kuasa harus ikhlas, sebab hidup ini pun hanya sementara. Entargo mengaku bahagia, meski tak lagi menyandang baju seragam khaki ataupun Korpri.

"Masa pensiun adalah masa yang membahagiakan dan ini memang yang kami tunggu-tunggu. Harapan seorang PNS adalah bisa pensiun dengan aman, tanpa masalah, sehat dan bahagia. Setelah pensiun, kami masih bisa berjuang di masayarakat, malah seneng dan tidak nglokro," ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Entargo yang memiliki basic pendidikan peternakan dari Universitas Diponegoro Semarang ini telah 37 tahun mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara. Sejak diangkat sebagai pegawai tahun 1988, ia ditempatkan di bidang peternakan, pertanian, kecamatan, Bapeluh, perekonomian, Bappeda, DLH, dan terakhir di Dinkopdag.

"Untuk para pensiunan, khususnya yang baru, jangan kaget, bahwa ini adalah awal dari kehidupan baru yang membuat kita lebih termotivasi. Terpenting tetap bergerak, tetap bisa bermanfaat bagi masyarakat. Bagi teman-teman junior yang belum purna saya berpesan kalau bekerja jangan itung-itungan yang penting ikhlas, dengan bekerja ikhlas, nantinya keberkahan akan didapat, Gusti Alloh nanti akan menunjukkan jalannya," pesannya.

Selepas purna, ia telah memiliki rencana akan berkebun, bermasyarakat, dan memperbanyak mengaji dan mendalami ilmu agama. Sebagai pengantar purna tugasnya ratusan anak buahnya di Dinkopdag datang di depan Pendopo Jenar dengan mengendarai dua truk besar untuk menjemput Entargo untuk diarak dan perpisahan, sekaligus Halal Bihalal di sebuah restoran. (Ary;Ekp)

Siap Menempuh Hidup Baru, Semangat Entargo Pensiun: Jangan Nglokro!
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook