Ket [Foto]:
Tekanan Belanja Pegawai Tinggi, Bupati Agus Setyawan Tidak Lupakan Infrastruktur Dasar Masyarakat
Temanggung, Media Center - Bupati Agus Setyawan meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal daerah yang masih membebani ruang gerak dan pembangunan.
Bupati menyoroti, tingginya porsi belanja pegawai yang mencapai 36 persen dari total anggaran, melampaui batas ideal 30 persen.
“Kalau tidak kita kelola dengan hati-hati, ruang untuk memenuhi kebutuhan di dinas-dinas akan semakin sempit,” katanya, usai membuka Musrenbang RKPD 2027 di Graha Bhumi Phala, Jum'at (27/3/2026).
Menurutnya, sejumlah instansi masih mengalami kekurangan SDM, misalnya di sektor pendidikan saja, kebutuhan SDM diperkirakan mencapai sekitar 700 orang.
Namun, penambahan pegawai dinilai harus sangat selektif agar tidak semakin membebani anggaran di tahun-tahun mendatang.
Agus mengingatkan, jika belanja pegawai terus meningkat hingga mendekati 50 persen, maka kemampuan pemerintah daerah untuk menjalankan program pembangunan akan semakin terbatas.
“Kita harus tetap melakukan efisiensi, tapi juga memastikan kerja-kerja pelayanan publik tetap efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebijakan penataan tenaga kerja sesuai arahan pemerintah pusat, termasuk dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, penyelesaian status tenaga honorer yang seharusnya tuntas pada akhir 2025 belum sepenuhnya dapat direalisasikan secara menyeluruh.
Dengan keterbatasan kondisi fiskal tersebut, berdampak pada keterbatasan pembangunan infrastruktur. Tahun ini, alokasi anggaran untuk perbaikan jalan hanya Rp 6 miliar, jauh dari kebutuhan ideal untuk menangani jaringan jalan sepanjang 650 kilometer.
“Komentar masyarakat di media sosial sudah kami baca dan terimakasih atas masukannya, akan segera kita tindak lanjuti dan kita anggarkan, bersabar sedikit, nanti kita selesaikan satu-satu, memang masih banyak kekurangan,” tandas Agus.
Pemkab Temanggung merencanakan peningkatan alokasi anggaran infrastruktur secara bertahap mulai 2027, salah satunya melalui optimalisasi pendapatan daerah. Ia berharap, ke depan belanja untuk infrastruktur jalan bisa ditingkatkan secara signifikan.
"Di tahun 2027, pemerintah daerah sudah mulai pembangunan revitalisasi stadion Bhumi Phala, Alon-alon Temanggung dan city walk Ngadirejo, doakan saja semoga sesuai dengan perencanaan dan tidak ada lagi efisiensi yang mengakibatkan anggaran dikurangi," ungkapnya.
Agus menegaskan, pemerintah daerah akan tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, meskipun dilakukan secara bertahap.
“Tidak bisa sekaligus selesai, tapi akan kita upayakan step by step,” lanjutnya.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai keterbatasan yang masih dihadapi pemerintah daerah.
“Kami mohon maaf atas segala kekurangan, dan berharap dukungan dari seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Tfa;Chy;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook