Ket [Foto]:
Akses Jalan Tlogowungu Lumpuh Tertimbun Longsor, 914 Jiwa Terdampak
Temanggung, MediaCenter – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, relawan, dan sejumlah pihak melakukan pembersihan material longsor yang menutup total akses jalan menuju Dusun Tlogowungu, Desa Muncar, Kecamatan Gemawang, Minggu (15/2/2026).
Penanganan dilakukan manual dengan cara menyiramkan air ke material longsor berupa tanah. Petugas juga akan mengerahkan alat berat untuk pembersihan, karena tebal material yang tidak memungkinkan dibersihkan secara manual.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Muncar, Kecamatan Gemawang, Sabtu (14/2/2026) petang, memicu tanah longsor yang menutup total akses jalan menuju Dusun Tlogowungu. Akibatnya, jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, maupun roda empat dan mengganggu aktivitas warga.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, mengungkapkan, berdasarkan hasil asesmen lapangan, longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB dan baru dilaporkan masyarakat kepada petugas sekitar pukul 22.00 WIB.
“Longsor terjadi pada lahan milik Perum Perhutani yang berada di beberapa titik bersebelahan dengan badan jalan,” jelasnya.
Ia merinci, pada titik pertama longsor memiliki panjang sekitar 12 meter, tinggi 6 meter, dan ketebalan 1,5 meter. Titik kedua sepanjang 4 meter, tinggi 5 meter, dengan ketebalan 1 meter. Sedangkan pada titik ketiga, material longsor mencapai panjang 6 meter, tinggi 10 meter, dan ketebalan sekitar 4 meter.
Tertutupnya jalur tersebut, dikemukakan, menyebabkan lima kendaraan sempat terjebak, terdiri dua truk dan tiga mobil pribadi. Selain itu, sebanyak 225 kepala keluarga atau sekitar 914 jiwa terdampak, karena jalur tersebut menjadi akses utama aktivitas warga.
Totok menyatakan, petugas gabungan dari TNI, Polri, pemerintah desa, relawan, serta BPBD Temanggung langsung melakukan penanganan dengan mengerahkan alat berat mengingat volume material longsor cukup besar dan tidak memungkinkan dibersihkan secara manual.
Totok menambahkan, tidak ada korban jiwa, maupun luka dalam kejadian tersebut. Proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan agar akses jalan dapat segera kembali normal. (Aiz;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook