Ket [Foto]: Pecah, Musisi Rock se-Jateng-DIY Gebrak Temanggung di Ajang CRJD Roadshow #4
Pecah, Musisi Rock se-Jateng-DIY Gebrak Temanggung di Ajang CRJD Roadshow #4
Temanggung, MediaCenter - Aksi puluhan musisi rock dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggebrak panggung Temanggung TV. Pertunjukkan mereka pecah dan benar-benar membakar semangat para musisi lintas generasi dengan musik hingar bingarnya, pada Sabtu (8/2/2026) malam.
Ajang "Roadshow Volume 4" yang di gagas komunitas Classic Rock Jateng-Djogja (CRJD) didukung Temanggung Rock Community (TRC) ini sukses membangkitkan kembali semangat bermusik cadas yang pernah jaya di era tahun 1970-an hingga medio awal tahun 2000-an. Mereka seolah ingin menggemakan slogan "Rock Never Die", bahwa musik itu akan terus ada, meski roda zaman terus berputar dengan segala dinamikanya.
Ketua Classic Rock Jateng-Djogja (CRJD) Hari Joko mengatakan, kagum dengan musisi Temanggung, bahkan dalam ajang festival di masa lalu tahun 1983 pernah kalah dengan anak Temanggung dari Van Merk band. Ia pun mengaku sangat menggemari grup legendaris Temanggung Teaser. Maka pantas, jika CRJD kemudian menggelar konser musik di Kota Tembakau ini.
"Kami ingin menggiatkan pegiat musik rock di masa lalu untuk bangkit bermain musik lagi, dan kita adakan roadshow seperti di Temanggung ini, apalagi di sini punya aset Temanggung TV. Ini sesuatu yang menarik penonton, ada nostalgia juga, baik bagi pemain, maupun penontonnya. Mudah-mudahan menginspirasi remaja 90-an dan 2000-an," ujarnya.
Ketua Temanggung Rock Community (TRC) O'ok Saputro menuturkan, animo musisi se Jateng-DIY sangat antusias menghadiri acara ini dan diharapkan bisa membangkitkan semangat para rocker muda. Senada dengan O'ok, drumer Jet Voice Rudy berharap musik rock akan terus ada dengan regenerasi musisi, maupun pecinta musiknya.
Pada repertoar ini belasan grup rock mulai mengguncang panggung sejak sore hari, dengan Eruption, dan The Jack dari Temanggung yang menjadi opening. Lalu dilanjutkan Walls of Jericho (Yogyakarta) yang menghangatkan suasana dengan lagu-lagu milik Helloween, yakni Dr Stein, Forever in One, dan Future World. Tak kalah seru, aksi panggung Catec (Temanggung) yang membawakan musik rock n roll.
MRN Band (Magelang) menghentak dengan sound gahar lewat lagu-lagu dari Edane seperti Jungle Beat, The Beast, dan lagu rancak Time to Rock. Suasana semakin panas dengan hadirnya Langit band (Wonosobo) dengan lagu dari Dream Theater (Pull Me Under, Surrounded dan lain-lain. Eju & Friends (Semarang) juga menyuguhkan permainan musikalitas tinggi dengan lagu-lagu Dream Theater.
Adapun Judes Band (Batang) mengajak penonton untuk bernostalgia dengan band legendaris Indonesia, God Bless dan Gong 2.000 lewat lagu Nato, Bara Timur, Cendawan Kuning. Penghoramatan pada God Bless dilanjutkan Rockline (Banjarnegara) lewat Rumah Kita, Menjilat Matahari, dan Kepada Perang.
Cofee & Distortion band asal Pekalongan mampu memberi warna lain dengan membawakan lagu dari Red Hot Chili Peppers yang bergenre funk rock, alternative rock, dibumbui sentuhan rap rock, psychedelic rock. Mereka tampil energik dengan skill musik di atas rata-rata. Setelahnya giliran musisi asal Kota Bengawan Solo Wins Band lewat lagu Zombie, Animal Instinc.
Tensi pertunjukkan semakin meninggi saat Fuck Off (Purwokerto) menggeber panggung dengan lagu Jamrud, dilanjutkan The Oms (Cilacap) dengan membawakan lagu dari Whitesnake. GNG (Tegal) mampu menyihir penonton untuk maju ke depan panggung dan menyanyi bersama saat mereka dengan apik menyuguhkan lagu-dari Slank seperti American Style, Mawar Merah, dan Kalah. Tanpa dikomando penonton ikut menyanyi bersama.
Repertoar CRJD Roadshow Volume 4 di Temanggung dipungkasi dengan penampilan grup rock legendaris Jawa Tengah, Jet Voice yang digawangi musisi kawakan, seperti August Marshal (gitar), Rudy (drum), Hari Joko (bass) dan lain-lain. Jet Voice membuka penampilan dengan "Khasmir" lagu bernuansa gurun pasir dari Led Zeppelin dan mengakhiri pertunjukkan dengan lagu "Perfect Strangers" dari Deep Purple yang menjadi antiklimaks. (Ary;Ekp).








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook