Pemkab Temanggung Komitmen Reboisasi; Ribuan Bibit Pohon untuk Lereng Sumbing, Sindoro dan Prau
Ket [Foto]: Pemkab Temanggung Komitmen Reboisasi; Ribuan Bibit Pohon untuk Lereng Sumbing, Sindoro dan Prau

Pemkab Temanggung Komitmen Reboisasi; Ribuan Bibit Pohon untuk Lereng Sumbing, Sindoro dan Prau

Temanggung, MediaCenter - Lahan kritis di lereng Gunung Sumbing, Sindoro dan Prau menjadi salah satu konsentrasi Pemkab dan warga Temanggung untuk dihijaukan.

Sebab, bagi mereka langkah itu bukan sekadar menanam batang muda di tanah, tetapi juga menanam harapan akan masa depan lingkungan yang lebih hijau dan kehidupan yang lebih sejahtera.

Setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Temanggung menyalurkan ribuan bibit pohon secara gratis. Bibit itu diterima dengan antusias oleh komunitas pendaki, kelompok wanita, hingga warga desa yang tinggal di kaki gunung.

“Banyak pihak yang terlibat aktif, mulai dari komunitas pendakian, organisasi wanita, hingga kelompok masyarakat lainnya,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung, Prasojo, Selasa (3/2/2026).

Bibit yang dibagikan bukan lagi diarak dalam seremoni, melainkan langsung disalurkan ke titik penampungan agar kualitasnya tetap terjaga. Warga bisa mengambil bibit di rest area Kledung, tempat persemaian dan pembesaran tanaman.

“Cara ini lebih efektif, bibit tetap sehat dan siap ditanam,” jelas Prasojo.

Jenis tanaman yang disiapkan pun beragam. Ada pohon konservasi, seperti beringin dan indigofera, serta tanaman produktif yang bisa memberi manfaat ekonomi bagi warga, seperti alpukat, kopi Arabika, jeruk, sirsak, dan jambu biji.

“Kami ingin penghijauan ini tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DPRKPLH, Anik Nurtjahjaningsih.

Setiap tahun, Pemkab menyediakan 5.000 hingga 7.000 bibit. Penanaman difokuskan di jalur pendakian dan lahan kritis milik warga. Harapannya, lereng gunung yang gundul bisa kembali hijau, air tanah tetap terjaga, dan masyarakat memperoleh manfaat dari hasil panen pohon produktif.

“Penanaman pohon ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga kesejahteraan. Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya, sekaligus menjaga warisan alam Temanggung untuk generasi mendatang,” tandasnya.

Di balik batang-batang muda yang ditanam, tersimpan semangat gotong royong warga Temanggung. Mereka percaya, setiap pohon yang tumbuh akan menjadi naungan, sumber kehidupan, dan simbol harapan bagi masa depan pegunungan Sumbing, Sindoro dan Prau. (Aiz;Ekp)

Pemkab Temanggung Komitmen Reboisasi; Ribuan Bibit Pohon untuk Lereng Sumbing, Sindoro dan Prau
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook