Iklan Layanan Masyarakat

Tingkatkan Kompetensi, Kader KB Diajarkan Ketrampilan Hias Hantaran Pengantin
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


Tingkatkan Kompetensi, Kader KB Diajarkan Ketrampilan Hias Hantaran Pengantin admin 19 Mar 2019 62
Blog single photo

Temanggung, MediaCenterSebanyak 36 peserta kader Keluarga Berencana (KB) yang berasal dari 12 desa di Kecamatan Selopampang mengikuti pelatihan menghias hantaran pengantin di Aula Gedung KB Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung, Jum'at (01/02).

Hantaran pengantin biasanya berbentuk parsel berisi buah-buahan ataupun peralatan rumah tangga yang dihias dan disusun secantik mungkin untuk lebih menghormati bagi yang akan dihantarkan.

Kegiatan pelatihan tersebut difasilitasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Balai Penyuluh KB Kecamatan Selopampang dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas kader KB di selopampang.

Kegiatan tersebut memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi para kader KB, yang nantinya dimanfaatkan kader KB untuk dapat membuat hantaran sendiri atau bahkan dapat menjadi peluang usaha.

Bertindak sebagai pemateri pelatihan menghias hantaran pengantin Eryna Nurshanti Dewi memberikan materi yang cukup mudah untuk dipraktekkan peserta pelatihan, seperti cara membuat buket bunga dan kupu-kupu paling sederhana dari bahan kain.

Ditemui dikantornya Senin (04/02), salah satu panitia sekaligus tim penyuluh KB Kecamatan Selopampang Evenina Nita Oktavia mengharapkan dengan pelatihan dasar ini para peserta dapat mengembangkan kreatifitas dan imajinasi untuk dapat menghias hantaran pengantin untuk lebih menarik dan cantik.

"Dengan mengikuti pelatihan ini paling tidak mereka punya ilmu untuk meningkatkan status sosial ekonomi. Dengan keahlian yang dimiliki, mereka bisa menghasilkan uang," ujarnya.

Nita juga berharap selain menghasilkan uang, keahlian yang didapat dari pelatihan dapat membantu warga dalam membuat hantaran pengantin bagi sanak familinya sendiri."Para peserta yang bisa menerapkan pelatihan ini nantinya bisa membantu lingkungannya atau keluarganya dalam membuat hantaran," lanjutnya.

Salah satu peserta dari Kelurahan Tanggulanom, Sutarni, mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan semacam itu, dan merasakan manfaatnya. "Ini pertama kalinya saya mengikuti pelatihan hantaran pengantin. Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena dilain waktu kalau sudah bisa dapat membantu orang. Mudah-mudahan ilmunya nanti bisa menularkan ke yang lain," tandas Sutarni. (MC TMG/Penulis, Foto: Agung, Editor: Ekape )

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top