Ket [Foto]: Bupati Agus Setyawan Jemput Jenazah Remaja Korban Hanyut di Sungai Progo
Bupati Agus Setyawan Jemput Jenazah Remaja Korban Hanyut di Sungai Progo
Magelang, MediaCenter – Suasana haru bercampur duka menyelimuti proses evakuasi terhadap jasad Maulana Akbar Arfio (14), seorang remaja asal Lingkungan Kasanan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung yang sebelumnya dikabarkan hanyut terseret arus Sungai Progo, pada Minggu (5/4/2026) lalu.
Usai dilakukan proses pencarian secara intensif oleh tim gabungan selama enam hari, jasadnya akhirnya terlihat dan ditemukan mengapung di tengah derasnya aliran Sungai Progo wilayah Jembatan Merah Putih, Kabupaten Magelang, pada Jumat (10/4/2026) sore.
Proses evakuasi sendiri berlangsung secara dramatis. Dengan menggunakan perahu karet, petugas harus berjuang keras melawan derasnya arus sungai pasca turunnya hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.
Jenazah remaja malang itu langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muntilan guna menjalani proses identifikasi. Mendengar kabar tersebut, Bupati Temanggung, Agus Setyawan, bergegas menuju rumah sakit guna melakukan penjemputan.
Tak lama usai proses serah terima antara Bupati Magelang ke Bupati Temanggung dilakukan, jenazah korban kemudian dibawa pulang menuju kediaman untuk proses pemakaman. Tampak sekitar lokasi juga telah dipenuhi oleh warga masyarakat yang begitu berempati atas musibah yang terjadi.
“Kami turut menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya ananda Maulana Akbar Arfio. Semoga pihak keluarga diberi ketabahan. Rasa terima kasih dan apresiasi tinggi kami juga haturkan kepada seluruh elemen yang tak kenal menyerah terlibat dalam misi sosial berupa operasi SAR pencarian terhadap jenazah korban,” ungkap Bupati Agus.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto mengungkap, bahwa jenazah korban, pertama kali terpantau di wilayah Jembatan Merah Putih, Kabupaten Magelang, sekitar pukul 16.09 WIB.
Usai menerima laporan, tim gabungan lantas bergerak cepat dengan menerjunkan perahu karet untuk segera melakukan proses evakuasi.
“Proses evakuasi dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian, karena arus sungai yang deras. Jenazah korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.56 WIB di wilayah Sikepan, Mendut, Kabupaten Magelang,” urainya.
Sebelumnya diberitakan, korban dilaporkan hanyut pada Minggu (5/4/2026) saat memancing di kawasan Sungai Progo. Korban diduga terpeleset dari tepian sungai dan terbawa arus yang cukup deras. (Ifn;Istw;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook