Iklan Layanan Masyarakat

TP PKK Lakukan Kunjungan ke Empat Desa di Pringsurat

Minggu, 13 Nov 2022 09:11:24 306

Keterangan Gambar : Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung  bersama Dinas Kesehatan dan DPPPAPPKB, serta pendamping PKH Kabupaten Temanggung melakukan kunjungan ke empat desa di Kecamatan Pringsurat (Soropadan, Ngipik, Wonokerso, dan Pagergunung), Sabtu (12/11/2022).


Temanggung, MediaCenter - Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung  bersama Dinas Kesehatan dan DPPPAPPKB, serta pendamping PKH Kabupaten Temanggung melakukan kunjungan ke empat desa di Kecamatan Pringsurat (Soropadan, Ngipik, Wonokerso, dan Pagergunung), Sabtu (12/11/2022).

Mendampingi Ketua TP PKK Kabupaten Temanggung Eni Maulani Saragih M Al Khadziq dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Intan Pandanwangi, Kepala DPPPAPPKB Endang Praptaningsih, Camat Pringsurat Agus,S.S, Dewan Persampahan, pendamping PKH, Kepala Desa setempat, dan kader PKK.

Dalam kesempatan ini, rombongan menyerahkan bantuan kepada keluarga penerima PKH, Ibu Utami, Dusun Kepatran, Desa Soropadan, memiliki anak penyandang disabilitas dengan usia 12 tahun. Terlahir dalam keadaan normal, pada usia 4 bulan, baru disadari anak tersebut berkebutuhan khusus. Kondisi ekonomi keluarga menengah ke bawah. Ayahnya bekerja sebagai buruh sopir angkutan. 

Selanjutnya, menjenguk keluarga Ibu Subaidah di Dusun Lungge, Desa Pingit, mempunyai anak Muhammad Brian Alfarizi (4), yang butuh penanganan khusus, terutama pemenuhan gizi. Di Dusun Ngadiroso, Desa Wonokerso bersilaturahmi ke Suryono (77) tinggal bersama anaknya yang sedang sakit dan membutuhkan renovasi rumah layak huni. Akhirnya, dilanjutkan bertemu dengan fasilitator persampahan Desa Pagergunung. 

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Temanggung Eni Maulani Saragih M Al Khadziq menyampaikan, bahwa sampah bisa dibuat menjadi pupuk organik.

"Dana desa yang mengucur ke bawah sekarang ini tidak hanya untuk infrastruktur, boleh untuk pemberdayaan. Sehingga sampah ini bisa diolah menjadi pupuk organik, minimal untuk kebutuhan sendiri, kalau lebih bisa dijual. Saya pernah mencoba hal itu dan nilai ekonomisnya tinggi. Dan itu luar biasa bila masyarakat sudah bisa memilah sampah dan diolah meningkatkan perekonomian masyarakat," tuturnya. (MC.TMG/sty;ekp;ysf)

Pencarian:

Komentar:

Top