Iklan Layanan Masyarakat

Stok Pupuk Subsidi di Temanggung Masih Aman untuk Dua Pekan

Rabu, 21 Sep 2022 11:15:37 395

Keterangan Gambar : Stok Pupuk Subsidi di Temanggung Masih Aman untuk Dua Pekan


Temanggung, MediaCenter - Ketersediaan pupuk subsidi bagi para petani di Kabupaten Temanggung sejauh ini masih tercukupi. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh SPV PSO Wilayah Barat Pupuk Indonesia Agus Susanto dalam kunjungannya di Temanggung, Selasa (20/9/2022) siang.  

Ia mengatakan, sejauh ini stok pupuk subsidi jenik NPK dan urea masih aman, setidaknya untuk dua pekan ke depan. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan petani di masa tanam dirasa masih aman. 

"Pupuk subsidi di Jawa Tengah, dan khususnya di Temanggung sekarang masih aman, setidaknya untuk minimal dua minggu ke depan. Sesuai ketentuan Permendag Nomor 15 Tahun 2013, yaitu kami ditugaskan menyiapkan stok," katanya dalam tinjauan di Temanggung.

Disebutkan, kebutuhan satu tahun pupuk urea sebesar 24 ribu ton, dan kebutuhan 2 minggu sebesar 1.000 ton, tapi ketersediaannya ada 1.100 ton. Sementara, kebutuhan satu tahun NPK sebesar 16.700 ton, kebutuhan untuk 2 minggu sebanyak 800 ton dan telah disiapkan sebanyak 1.600 ton. 

Bahkan menurut Agus, kebutuhan satu tahun sudah disiapkan, namun masih disimpan di gudang lini 2 provinsi atau masih berada di lini 1 yaitu di pabrik. Agus menyebutkan, penyaluran pupuk subsidi per bulan September kali ini sudah mencapai 50 persen.

"Dari kebutuhan urea 24 ribu ton sudah sekitar 11 ribu ton atau 50 persen, NPK 16.700 ton sudah tersalur 8.500 ton, serapan dalam September," katanya.

Ia mengatakan, kebutuhan terbesar akan terjadi di akhir tahun, yakni pada bulan Oktober untuk masa tanam Oktober hingga Maret. Ke depan, hanya 2 jenis pupuk yang mendapatkan subsidi pemerintah, tepatnya per 8 Juli 2022 sesuai Permentan No 10 Tahun 2022 hanya jenis Urea dan NPK.

"Bukan hanya itu, dari Permentan itu dari 70 komoditi hanya 9 yang mendapatkan subsidi yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kakao dan kopi. Untuk tembakau mulai tahun ini sudah tidak mendapatkan subsidi. Kalau HET pupuk subsidi NPK sebesar Rp 2.300 per kilogram, urea Rp 2.350 per kilogram, sementara pupuk non subsidi NPK Rp 13.000 per kilogram dan urea Rp 10.000 per kilogram," tandasnya. (MC.TMG/ary;ekp;ysf)

Pencarian:

Komentar:

Top